Lima Orang Bersaksi Secara Fakta Pada Sidang Perkara Tanah Sayid Nya’pa di Sabang

Jumat, 27 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Adnan Hasyim menyampaikan bahwa dirinya diminta hadir saat pengukuran dilakukan, namun tidak bersedia karena tidak menerima pemberitahuan resmi secara langsung dari pihak BPN Kota Sabang.

Menurut keterangan saksi, pengukuran tetap dilaksanakan dan kemudian diterbitkan Sertifikat Hak Pakai atas permohonan pihak Angkatan Laut.

Fakta ini menjadi bagian dari materi pembuktian yang akan dinilai oleh Majelis Hakim.
Saksi lainnya menyampaikan bahwa sejak sekitar tahun 1980-an, tanah tersebut diketahui dikuasai dan dikelola oleh Said Nya’pa.

BACA JUGA...  Satreskoba Polres Aceh Utara Tangkap Pengedar dan Pemakai Sabu di TJA

Saksi lainnya mengaku pernah membeli hasil panen kelapa secara langsung dari Said Nya’pa, sebagai bentuk aktivitas pengelolaan tanah pada masa itu.

Selain itu, terdapat pula keterangan saksi yang menyatakan bahwa pada saat melintasi lokasi objek sengketa, tidak terlihat adanya plang atau tanda yang menunjukkan kepemilikan oleh instansi tertentu.

Seluruh keterangan saksi tersebut disampaikan di bawah sumpah dan akan menjadi bagian dari penilaian pembuktian oleh pengadilan.

BACA JUGA...  Tim PPHIMM Jakarta Lakukan Penelitian Selama 168 Jam di Provinsi Aceh

Sidang lanjutan dijadwalkan pada Rabu, 4 Maret 2026, dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi dari Para Penggugat. Pada persidangan berikutnya,

Para Penggugat juga berencana menghadirkan saksi ahli untuk memberikan pandangan hukum mengenai prosedur dan aspek administratif dalam penerbitan Sertifikat Hak Pakai yang menjadi bagian dari sengketa ini.

Berita Terkait

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban
KPK Usut Korupsi BPN
Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Musim Hujan Kembali, Faisal Rizal Desak Pusat Percepat Rehab-Rekon Aceh
Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam
Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:53 WIB

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Kamis, 17 September 2026 - 18:41 WIB

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:15 WIB

NASIONAL

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:10 WIB

Foto bersama kedutaan besar Myanmar, Mang Hau Thang didampingi Counsellor Shwe Yi Phyo, First Secretary San Nyunt Aung, dan Chief of Chancery Htet Htet Aung dan KSMI, Ketua Umum Yan Mulia Abidin, dan pengurus lainnya, Tundra Meliala, Moko Pamungkas, Meina Paloh, M. Iksan Tauleka, Dudung Abdul Rachman, Marino. (Dok.KSMI)

OLAHRAGA

Perkuat Persahabatan Asia, Myanmar Bergabung 

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:05 WIB

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB