Lebih 700 Siswa Terancam dan Butuh Rp.14 Milyar untuk Membangun Sekolah

Senin, 27 November 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan Akmal AH, S.Pd, dan Aktifis pendidikan dan kemasyarakatan Aceh Selatan Devi Satria.(Photo/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan Akmal AH, S.Pd, dan Aktifis pendidikan dan kemasyarakatan Aceh Selatan Devi Satria.(Photo/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

“Kalau terlalu lama tidak sekolah, kita takut berdampak kepada psikologi siswa yakni enggan sekolah dan beralasan kepada kondisi orang tua yang menjadi korban banjir,” kata Devi

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan Akmal AH yang diminta tanggapannya oleh mediaaceh.co.id di Ruang Kerjanya, Senin, (27/11), mengatakan, pihaknya sangat memahami kondisi tersebut.

BACA JUGA...  59 Calon Jamaah Haji Disdikbud Aceh Utara di Peusijuk, Ini Harapan Jamaluddin 

“Oleh karena itu, kami berusaha mengajak semua pihak dapat  mengupayakan penyediaan fasilitas siswa,” katanya.

Pihaknya, akan mengkordinir donasi secara suka rela dari kalangan pendidikan, baik guru/karyawan  dan pihak sekolah SD dan SMP yang bukan korban banjir,” kata Akmal.

Menurut hitungannya, perlu tersedia dana Rp.200.000/siswa untuk membeli baju/celana seragam dan sepatu sekolah sehingga dari jumlah siswa sekitar 700 orang, membutuhkan ratusan juta rupiah.

BACA JUGA...  Politeknik Asel Lakukan Penyusunan Dokumen Kerjasama, Didampingi UPT Bisnis

“Kami berusaha agar anak-anak segera sekolah dan pekan depan dapat mengikuti ujian semester,” katanya.

Saat  pemulihan sosial ekonomi, pendidikan dan kemasyarakatan di wilayah itu yang  memerlukan waktu yang lama, namun anak-anak harus sekolah agar tidak kehilangan masa depan.

Memang sulit membayangkan, butuh biaya berapa untuk merehabilitasi dan merekonstruksi infrastruktur umum yang telah hancur, terutama sektor pendidikan yang membutuhkan dana Rp.14 Milyar lebih, ungkapnya. (Maslow Kluet).

BACA JUGA...  Tgk. Azhari Isi Ceramah Isra Mi'raj di MAN 1 Aceh Utara Plus Keterampilan

Berita Terkait

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar
Rahmatsyah Tunjuk Henny Mahera Siregar Sebagai Plh SMAN 1 Simpang Ulim
Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh
Teuku Kamaruzzaman Kembali Pimpin IKAKUM USK 2026–2031
DPP PA Gelar FGD, Lukman Hakim: Pentingnya Ideologi Ke Acehan 
PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota
Muhammad Johan Mengikuti Wisuda S3 di UPI Bandung dengan Predikat Cumlaude 
Ayah Wa Temui Gubernur URI Bahas Sekolah Garuda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Rahmatsyah Tunjuk Henny Mahera Siregar Sebagai Plh SMAN 1 Simpang Ulim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Teuku Kamaruzzaman Kembali Pimpin IKAKUM USK 2026–2031

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DPP PA Gelar FGD, Lukman Hakim: Pentingnya Ideologi Ke Acehan 

Berita Terbaru

Anggota DPRK Aceh Selatan Mistan Aulia (tengah) asal Kluet Timur memberikan support saat personil TNI mengerjakan pembangunan jembatan di daerah pedalaman Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Mistan Aulia Apresiasi TNI Bangun Jembatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:45 WIB

NEWS FEATURE

Safriadi Pimpin KSMI Kota Lhokseumawe

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:56 WIB

Jubir Pemkab Aceh Utara Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair

Kamis, 29 Okt 2026 - 23:10 WIB