BANNER IKLAN

Ketua DPD LPLHI-KLHI Kota Sabang Acungkan Jempol Kepada Masyarakat 

  • Bagikan

example banner

 207 total views,  1 views today

example banner

Sabang (MA) – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia – Kawasan Laut Hutan dan Industri (LPLHI-KLHI) Kota Sabang mengacungkan jempol atas kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Terkait hal tersebut Ketua DPD LPLHI-KLHI Kota Sabang Syukri atau yang lebih dikenal T Bayu menyampaikan, di Sabang ada beberapa titik yang dicurigai adanya dugaan pelanggaran Undang-Undang Lingkungan Hidup.

Hal tersebut dilaporkan oleh masyarakat Kota Sabang kepada DPD LPLHI-KLHI selaku aktivis Lingkungan Hidup yang ada di pulau Sabang saat ini. Artinya, masyarakat Sabang perduli atas kerusakan lingkungan yang disebabkan manusia.

“Kami dari LPLHI-KLHI Kota Sabang sangat berterimakasih kepada warga masyarakat Sabang yang telah mempercayai kami untuk sama-sama melindungi dan melestarika lingkungan. Artinya, masyarakat Sabang kini mulai mencintai lingkungan alam sekitarnya,” kata T Bayu.

Menurut T Bayu, menyahuti tindakan apa yang sudah dilakukannya ada pihak yang menilai terganggu atas kehadiran LPLHI-KLHI di Sabang, pasalnya oknum pengusaha yang selama ini bebas berbuat tanpa mengacu pada aturan yang ada kini sudah tidak bisa lagi.

“Perlu kami sampaikan kepada publik yang mana Sabang memang sudah sangat amburadul dalam penataan ruang, akibat lepas kontrol pihak terkait dalam pengawasan. Dan juga perlu dicatat bahwa kehadiran kami bukan untuk mencari kesalahan orang lain, melainkan untuk menyelamatkan lingkungan dan alam,” ungkapnya.

Untuk itu tambahnya, perlu ada langkah-langkah yang sangat penting dan keseriusan para pihak terkait mau atau tidak melakukannya. Yang pasti LPLHI-KLHI sudah menyurati Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang untuk melakukan Hearing guna di jadwalkan Senin depan bisa ketemu.

Karena menyangkut Sabang bukan hanya di LPLHI-KLHI semata selaku aktivis lingkungan yang harus menghentikan semua kegiatan pelanggaran UU lingkungan hidup, tetapi juga tidak terlepas dari kerjasama dengan pihak dan dinas terkait serta perannya masyarakat Kota Sabang.

“Apa lagi Sabang saat ini di pimpin oleh putra Sabang, maka harapan kami DPRK Sabang mau menjadwalkan Hearing sesuai surat yang sudah kami layangkan hari ini ke Sekretariat DPRK Sabang,” pungkasnya. (Jalaluddin Zky).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *