Kesal Kepada Pemerintah, Warga Dusun 7,8, dan 9 Panca Arga Timbun Jalan Berlubang 

Selasa, 22 November 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga dusun 7, 8, dan 9 Panca Arga gotong royong timbun jalam berlubang.

Warga dusun 7, 8, dan 9 Panca Arga gotong royong timbun jalam berlubang.

ASAHAN, (MA) – Karna kesal jalan yang mereka lalui tak kunjung di perbaiki, oleh pemerintah kabupaten Asahan, warga dusun, 7,8 dan 9,Desa Panca Arga, Kecamatan Rawang Arga Kabupaten Asahan, gotong royong tutup jalan yang berlobang, Selasa,(22/11/2022).

Warga tak sabar lagi menunggu perhatian pemerintah yang tak kunjung memperbaiki akses jalan menuju jalan utama tersebut,kata Lisa Adilah pada awak media.

Lisa Adilah selaku mahasiswi Universitas Asahan mengatakan, sejak dari kecil hingga usiannya sudah( 20 tahun), jalan rusak tersebut belum pernah tersentuh pembangunan, parah kalau di musim hujan, dirinya kesulitan melalui jalan yang berlubang dan berlumpur, bahkan terkadang sampai terlambat pergi kuliah.

BACA JUGA...  Hari Ini Empat Lokasi Pos Vaksinasi Dilaksanakan di Sabang

Seraya berharap, agar pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut, agar memperlancar aktivitas masyarakat dan para siswa dan siswi menuju ke sekolah.

Feriandus Siburian selalu warga setempat mengatakan, kalau jalan warga di dusun 7,8 dan 9 desa Panca Arga, Kecamatan Rawang Arga, Kabupaten Asahan, terbengkalai sudah puluhan tahun dan tak kunjung di perbaiki oleh pemerintah, “padahal jalan yang kami lalui ini merupakan akses utama,” ungkapnya.

BACA JUGA...  Aceh Raya Dan Dinamikanya

Dikatakan Feriandus, Anak sekolah sulit lalui jalan apalagi di musim penghujan, bahkan sampai balik lagi ke rumah karna habis waktu di jalan, bahkan menurut siburian, anaknya sudah dua minggu tidak bersekolah akibat jalan berlumpur, apalagi tidak ada jalan alternatif.

Mirisnya lagi, katanya, para petani ketika  mengeluarkan hasil pertanian mengalami kesulitan dan barang bawaan hasil pertanian, sampai jatuh di lumpur.

BACA JUGA...  Dari Gayo Lues hingga Aceh Jaya, Coffee & Roastery Ramaikan Festival Kopi Kutaraja

“Bersama – sama warga bahu-membahu menimbun jalan dengan batu dan pasir, agar cepat selesai dan bisa di lalui oleh warga dan anak sekolah,” sebutnya,(R).

Berita Terkait

Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan
Ayah Wa Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan Rumah Rusak Malam Ini di Live TikTok 
Bupati Asel H. Mirwan MS Tetapkan Darurat Bencana untuk Masa 14 Hari
Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan
100 Hari Penentuan! Ayah Wa Tantang 10 Pejabat Baru Buktikan Kinerja
Lantik 10 Pejabat, Ayah Wa Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah
Mistan Aulia Apresiasi TNI Bangun Jembatan
Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:54 WIB

Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Minggu, 1 November 2026 - 20:43 WIB

Ayah Wa Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan Rumah Rusak Malam Ini di Live TikTok 

Minggu, 1 November 2026 - 11:19 WIB

Bupati Asel H. Mirwan MS Tetapkan Darurat Bencana untuk Masa 14 Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:17 WIB

100 Hari Penentuan! Ayah Wa Tantang 10 Pejabat Baru Buktikan Kinerja

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB