Kemenkeu RI Gelar Diseminasi Dana Desa di Abes

Jumat, 5 Oktober 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jantho (ADC) Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia (DJPK Kemenkeu RI) menggelar Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan yang berlangsung sehari dibuka Direktur Pembiayaan dan Transfer Non Dana Perimbangan, DJPK Kemenkue RI, Ubaidi Shoceh Hamidi SE MM di Aula LMPM Aceh, Niron, Kecamatan Sukamakmur, Jumat, 5 Oktober 2018.

Ubaidi Shoceh Hamidi selaku keynote speaker menyampaikan bahwa dana desa semata-mata untuk memperkuat desa dengan mandiri supaya dapat meningkatkan pembangunan, ekonomi dan menurunkan kemiskinan.

“Deseminasi Dana Desa yang kami laksanakan dengan tema padat karya tunai untuk masyarakat desa yang lebih sejahtera,” katanya.

Menurut dia, desiminasi dana desa padat karya tunai tersebut dilakukan agar kepala desa dapat menyusun anggaran penggunaan dana desa yang digelontorkan oleh pemerintah dengan baik dan benar. Untuk itu, kebijakan terus dilakukan perbaikan agar terintegrasi dengan pendanaan lainnya, sehingga memiliki tanggung jawab bersama dengan pengelolaan yang lebih baik lagi.

BACA JUGA...  Satu Periode Memimpin, Geuchik Pon Berhasil Bangun Alue Capli, Siap Lanjutkan Pengabdian

“Dana desa diharapkan mengalokasikan secara prioritas serta periodik sehingga memiliki dampak dan manfaat yang besar bagi masyarakat,” tegas Ubaidi Shoceh Hamidi.

Begitupun, Desiminasi dana desa ini diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi secara nasional, di mulai dari desa, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional. Hal tersebut dikarenakan desa merupakan ujung tombak pertumbuhan ekonomi.

“Jika di desa terjadi pertumbuhn ekonomi yang cukup signifikan, tentu akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi secara nasional, sehingga langkah ini bisa mengentaskan kemiskinan mulai dari desa,” ujar Direktur DJPK Kemenkeu RI.

BACA JUGA...  Mahasiswa: Lebih Baik Mengorbankan Jokowi..

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk H Husaini A Wahab berharap keuchik (kepala desa-red) dan para camat dapat mengikuti kegiatan desiminasi tersebut dengan baik. Sebab hal tersebut sangat bermanfaat terhadap bagaimana cara menggunakan dana desa tersebut agar tepat sasaran. Waled Husaini juga meminta kepada seluruh keuchik agar berhati-hati menggunakan dana desa jika tidak mau bermasalah.

“Hati-hatilah penggunaa dana desa, salah-salah meuramah (kalau salah bisa bermasalah-red) jika tidak sesuai dengan ketentuan,” pesannya.

Wabup menambahkan, bahwa para keuchik di Aceh Besar selama ini cukup baik dalam pemanfaatan dan pelaporan dana desa sehingga harapannya momen ini dapat dijadikan peluang dan kesempatan dana desa untuk kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA...  Sembilan Legislator DPRA Satukan Langkah bentuk Forum Aspiratif

Kecuali itu, sambung waled Husaini, menyikapi ada polemik kecil terkait pengalokasian dana desa, diharapkan agar segala penggunaan dana dapat dilakukan dengan musyawarah.

“Bermusyawarahlah dalam segala urusan, bila meninggalkan musyawarah maka tunggu kehancuran,” tegas Waled Husaini sembari mengutip salah satu Firman Allah dalam Al-Qur’an.

Ketua Panitia, Nasrullah menyebut diseminasi di Kabupaten Aceh Besar ini merupakan yang ke-64 dilaksanakan dari rencana rangkaian pelaksanaan diseminasi Dana Desa di 71 lokasi, sepanjang tahun 2018 ini.

“Diseminasi Dana Desa sebelumnya telah dilaksanakan di berbagai Provinsi lain di Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Kepala Desa di Kabupaten Aceh Besar,” sebutnya. (rel)

Berita Terkait

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 
Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?
Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul
Taufik Jadi Plt Sekda Aceh
Ayah Wa Ajak Masyarakat Aceh Utara Semarakkan Maulidur Rasul 12 Rabiul Awal 1448 H
KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif
Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0
SPPG Malaka di Aceh Selatan di Hentikan, Korwil BGN: Ada Tiga Hal Belum Terpenuhi 

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:25 WIB

KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

Berita Terbaru

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB

PENDIDIKAN

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agu 2026 - 20:31 WIB

PEMERINTAHAN

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh

Senin, 24 Agu 2026 - 20:24 WIB