“Pengamatan kita hentikan karena awan tebal mulai menutupi ufuk barat. Sejak awal, cahaya hilal sangat tipis dan sulit dibedakan. Kondisi awan itu menghalangi cahaya halus dari hilal yang sedang kita cari. Saat matahari terbenam sekitar pukul 18.46 WIB, tinggi hilal tercatat setinggi 3 derajat, dengan elongasi atau jarak sudut antara piringan bulan dan matahari sebesar 7 derajat,” jelasnya.
Sebagai catatan, pemantauan hilal serentak dilakukan di 114 titik seluruh Indonesia pada hari yang sama. Hasil dari seluruh titik ini akan menjadi rujukan utama dalam Sidang Isbat untuk menetapkan awal bulan Dzulhijjah dan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah., terangnya. (Jalaluddin Zky)




