Kelompok Pemuda dan Buruh Deklarasi Unjuk Rasa Tolak Undang-Undang Cipta Kerja

Jumat, 16 Oktober 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang (MA) – Kelompok pemuda dan buruh di Sabang, deklarasi unjuk rasa damai tolak Omnibus Law atau Undang-Undang Cipta Kerja. Hal itu disepakati, agar dalam pergelaran demonstrasi dilakukan secara tertib dan tentram.

Para pimpinan kesatuan kepemudaan, pengurus becak dan pengawas buruh di Sabang kepada awak media Jumat (16/10/20) mengatakan, pada prinsipnya mereka menolak Undang-Undang Cipta Kerja akan tetapi dalam penolakannya tidak harus dengan cara anarkis.

Kegiatan aksi unjuk rasa dalam penolakan Omnibus Law atau Undang-Undang Cipta Kerja, yang kini masih marak dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat melalui ormas dan mahasiswa, itu merupakan sebuah penyampaian masyarakat yang dilakukan diseluruh Indonesia, namun tidak harus berujung anarkis.

BACA JUGA...  Pangdam IM: Perwira Harus Bisa Jalankan Tugas dan Fungsinya

Karena menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah tidak dilarang asalkan, tetap diatas ril dan aturan yang berlaku serta tidak menimbulkan anarkis. Karena, setiap dilakukan unjuk rasa kerap terjadi kerusakan fasilitas umum dan fasilitas negara yang berdampak pada terganggunya stabilitas keamanan negara.

“Unjuk rasa itu boleh saja dilakukan oleh rakyat negeri ini, asalkan dilakukan dengan pesuasif dan tidak merugikan negara, karena menyampaikan aspirasi itu merupakan hak rakyat namun, harus mengedepankan ketertiban serta kenyamanan bagi orang lain”., kata Ketua Persatuan Becak Kota Sabang Victor, yang mewakili teman-temannya.

BACA JUGA...  Sulthan Alfaraby Sarankan Kepada Pemerintah Aceh Barat Agar Bangun Taman Kota

Sementara, Pengawas buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Kota Sabang Amrul, menjelaskan bahwa buruh yang ada di Sabang, jika ada melakukan kegiatan penyampaian aspirasinya selama ini digelar dengan aman dan tertib serta tidak meganggu aktifitas umum.

“Kami di Sabang ini secara kebersamaan menolak Undang-Undang Cipta Kerja, namun begitu kami tidak bergerak turun ke jalan untuk melakukan unjuk rasa. Memang, sebelumnya kami pernah melakukan demonstrasi dalam kegiatan lain tetapi tetap berjalan aman dan tertib”, terang Amrul.

Hal lainnya juga disampaikan Edi Saputra (Baciyek), menurutnya organisasi masyarakat yang ada di Sabang, pastinya menolak terhadap Undang-Undang Cipta Kerja akan tetapi hanya bisa berharap kepada pemerintah kiranya membatalkan UU Ciptaker itu.

BACA JUGA...  Tani Merdeka Dorong Dinas Pertanian Usulkan Rehabilitasi Dua Bendungan ke APBN 2026

“Kami pemuda di Sabang, sama seperti kawan-kawan lainnya di seluruh Indonesia yaitu, menolak Undang-Undang Cipta Kerja. Akan tetapi, kami tidak melakulan aksi turun kejalan atau mendatangi lembaga pemerintah. Yang kami lakukan disini adalah berdoa buat teman-teman yang sedang berjuang dan tidak melakukan aksi-aksi anarkis”, harapnya.

Hadir pada deklarasi damai tersebut antara lain Ketua Pemuda Pancasila (PP) Effendi, Pengawas Tenaga Kerja Bongkar Buat (TPBM) Pelabuhan Sabang Amrul, Ketua Persatuan Becak Kota Sabang Victor dan Perwakilan Pembela Tanah Air (PETA) 1 Komando Kota Sabang Edi Sapitra. (Jalal).

Berita Terkait

Muhammad Zairin Tawarkan DKP PWI Aceh yang Independen dan Berkeadilan
Nasir Nurdin Silahturahmi, PWI Simeulue: Dua Periode 
PSI Aceh Gelar Pelatihan Jurnalistik 
Pengurus PWI Sulsel Dilantik, Cek Munir: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama
DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi
Organisasi Pers Dukung Nasir Nurdin Maju Ketua PWI Aceh Periode 2026-2031
Bang Ijeck Dipercaya Jadi Sekjen MPN, Anto Genk: Selamat
FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Muhammad Zairin Tawarkan DKP PWI Aceh yang Independen dan Berkeadilan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Nasir Nurdin Silahturahmi, PWI Simeulue: Dua Periode 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:11 WIB

PSI Aceh Gelar Pelatihan Jurnalistik 

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pengurus PWI Sulsel Dilantik, Cek Munir: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:38 WIB

DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi

Berita Terbaru

HUKOM

Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 

Sabtu, 24 Okt 2026 - 22:13 WIB

NEWS FEATURE

ORARI Aceh Tamiang Perluas Pos Pantau Bencana

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:16 WIB