Kadisdik Aceh: Anak Aceh “Berlian” Yang Harus Terus Diasah

Rabu, 1 September 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (MA) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM menegaskan bahwa anak Aceh memiliki kualitas dan potensi diri yang tidak kalah bagus jika dibandingkan dengan daerah lain, bahkan bisa lebih unggul jika dibina dengan baik dan tepat.

“Anak-anak Aceh ibarat berlian yang perlu mendapat penanganan yang tepat, sehingga dapat memiliki nilai jual yang tinggi,” tutur Kadisdik Aceh.

Hal itu disimpulkan Alhudri setelah menyaksikan secara langsung keahlian para siswa pada kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK se-Aceh pada berbagai jurusan vokasi beberapa hari lalu.

Untuk itu, Alhudri meminta kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh kabupaten/kota, pengawas sekolah, kepala SMA, SMK dan SLB serta dewan guru untuk memberikan penanganan yang tepat agar memiliki kemampuan yang potensial.

BACA JUGA...  Jadilah Wartawan yang Dibutuhkan, bukan Membutuhkan Diri

“Saat LKS kemarin saya melihat anak-anak Aceh ini sangat hebat, tentu saja masih perlu diasah kemampuan mereka. Tolong bapak/ibu asah berlian-berlian yang ada di depan bapak/ibu ini hingga nanti memiliki nilai jual yang tinggi,” kata Alhudri.

Hal itu disampaikan Kadisdik Aceh dihadapan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Kepala SMKN 3 Banda Aceh, instruktur, para guru dan peserta saat membuka kegiatan Pelatihan Mobile Training Unit (MTU)-1 Angkatan ke-7 di Aula SMKN 3 Banda Aceh, Rabu (1/9/2021).

Alhudri menuturkan di negara maju vokasi merupakan jurusan favorit karena dari sekolah ini para siswa diasah keterampilan dan kemampuannya hingga siap bekerja di dunia usaha dan dunia industri bahkan membuka usaha mandiri.

Oleh karena itu, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan, akan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan lulusan sekolah vokasi di Aceh, yang salah satunya melalui program Mobile Training Unit (MTU) atau pelatihan bergerak.

BACA JUGA...  Inovasi Pembelajaran di MTsN 4 Pidie Jaya, Merangkul Potensi, Menumbuhkan Minat dan Bakat Siswa

“MTU salah satu program di Dinas Pendidikan Aceh yang sudah berjalan dari tahun 2008 hingga saat ini. Program MTU ini bergerak dibawah binaan Bidang Pembinaan SMK untuk memberikan pelatihan keterampilan yang banyak diminati siswa-siswi se-Aceh,” ungkapnya.

Kadisdik menjelaskan ada tiga unit MTU yang saat ini sudah bergerak di tiga lokasi berbeda. MTU – 1 berada di SMKN 1 Banda Aceh, MTU-2 berada di SMKN 1 Simpang Ulim Aceh Timur, MTU-3 berada di SMKN 3 Takengon.

“MTU-1 ini akan melatih siswa-siswi SMK dengan 4 kompetensi keahlian, yaitu: bisnis konstruksi dan properti, kriya kreatif kayu, konstruksi gedung, serta sanitasi dan perawatan,” ujarnya.

BACA JUGA...  GM PT SBA Buka Puasa Bersama Insan Pers, Anwar Bakti: PT SBA Terus Berinovasi 

Alhudri berharap pelatihan ini dapat diikuti dengan serius, penuh kedisiplinan agar nantinya menjadi bekal untuk pengembangan potensinya secara mandiri, atau dapat bekerja di dunia usaha dan industri. Hal ini sesuai dengan program Pemerintah Aceh yaitu Aceh Carong.

“Anak-anak kami peserta pelatihan MTU-1 yang kami sayangi. Pesan kami untuk tetap bersemangat dalam belajar, walau negara kita sedang dilanda pandemi Covid-19 dan tetap patuhi protokol kesehatan untuk melindungi kita dari penyebaran wabah ini,” ujar Alhudri.

Sementara Ketua Panitia MTU-1, Drs. Muhammad Husin mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya peningkatan keterampilan dan kualitas para siswa.

“Kegiatan ini akan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya.(Chandra).

Berita Terkait

Tajaga Adat, Tapeukong Syariat, Pesan Kuat di Balik 800 Tahun Samudera Pasai
Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan
HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Aceh Tengah Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri
Sekda Aceh Tengah Apresiasi Gerakan Penghijauan Alumni SMAN 3 Pegasing di Kawasan Danau Laut Tawar
Pikiran Rakyat dan MEDIA ACEH Kolaborasi Bangun Balai Desa Pascabencana di Aceh Tamiang
TNI AD Gandeng PPL dan Petani Kembangkan Pakan Ternak Organik di Aceh Selatan
Syukuran Ke-80 Bhayangkara, Polres Aceh Tengah Serahkan Rumah Layak Huni hingga Penghargaan Aneka Lomba
Yahnda: Petani dan Nelayan Aceh Harus Berani Berinovasi Demi Kedaulatan Pangan di PENAS XVII Gorontalo

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:38 WIB

Tajaga Adat, Tapeukong Syariat, Pesan Kuat di Balik 800 Tahun Samudera Pasai

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:59 WIB

HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Aceh Tengah Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sekda Aceh Tengah Apresiasi Gerakan Penghijauan Alumni SMAN 3 Pegasing di Kawasan Danau Laut Tawar

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:10 WIB

Pikiran Rakyat dan MEDIA ACEH Kolaborasi Bangun Balai Desa Pascabencana di Aceh Tamiang

Berita Terbaru

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB

Ketua ODGJ Aceh Utara Barona Raja saat mendampingi penanganan ODGJ di Aceh Utara.

KESEHATAN

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 Sep 2026 - 15:10 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Senin, 21 Sep 2026 - 12:29 WIB