Jangan Biarkan Mimpi Aceh Tertunda, Laskar Panglima Nanggroe Ingatkan Presiden Prabowo Soal Janji Helsinki

Minggu, 9 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Laskar Panglima Nanggroe Sulaiman Manaf.

Ketua Laskar Panglima Nanggroe Sulaiman Manaf.

BANDA ACEH | MA Ketua Umum Laskar Panglima Nanggroe, Sulaiman Manaf, dengan lantang mengingatkan Presiden Prabowo Subianto tentang janji untuk mewujudkan sepenuhnya Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki.

“Suara ini adalah representasi harapan masyarakat Aceh yang mendambakan perdamaian abadi dan kesejahteraan yang merata,” ujar Sulaiman Manaf, Ahad, (9/11).

BACA JUGA...  Terkait Permintaan Pasukan Ke Aceh, Abu Razak: Tiong Lecehkan Pangdam, Kapolda dan Pj Gubernur 

Sulaiman Manaf menekankan bahwa MoU Helsinki, yang ditandatangani pada 15 Agustus 2005, adalah fondasi utama perdamaian Aceh. “Perjanjian ini mencakup banyak hal penting, mulai dari bagaimana Aceh mengatur pemerintahannya sendiri, pemberian maaf bagi mantan pejuang GAM, hingga pembangunan ekonomi dan sosial yang adil,” ungkapnya.

“Kami tidak akan lelah mengingatkan Presiden Prabowo untuk menunaikan janji merealisasikan poin-poin penting dalam MoU Helsinki. Ini adalah amanah yang harus dipenuhi demi masa depan Aceh yang lebih baik,” tegas Sulaiman Manaf.

BACA JUGA...  IMAM Ingatkan Gubernur Tolak Vaksin Sinovac

Laskar Panglima Nanggroe berharap Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus pada pelaksanaan MoU Helsinki. Mereka juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik dan terus-menerus antara pemerintah pusat dan pemerintah Aceh untuk menyelesaikan masalah-masalah yang masih ada. Selain itu, pengelolaan uang pembangunan Aceh harus dilakukan secara terbuka dan bertanggung jawab.

Berita Terkait

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh
23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:00 WIB

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB