Jalan Lintas Pondok Baru dan Samar Kilang Kini Sudah Bisa Dilewati

Senin, 21 November 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Alat Berat milik rekanan proyek Multi Yeras sedangkan bekerja membersikan tumpukan material tanah longsor yang menimbun badan jalan lintas Pondok Baru - Samar Kilang sepanjang 60 meter.

Alat Berat milik rekanan proyek Multi Yeras sedangkan bekerja membersikan tumpukan material tanah longsor yang menimbun badan jalan lintas Pondok Baru - Samar Kilang sepanjang 60 meter.

BENER MERIAH, (MA) – Akses jalan yang penghubung Pondok Baru Kecamatan Bandar dengan Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama dan sebaliknya dalam sepekan terakhir terputus total akibat tertimbun material tanah longsor yang menimbun badan jalan tersebut sepanjang kurang lebih 60 meter, sekarang sudah bisa dilewati dengan sistim buka tutup.

“Alhamdulillah, Sekarang akses jalan baik dari Samar Kilang menuju Pondok Baru maupun sebaliknya kini sudah bisa dilewati baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, namun tetap hati – hati dan waspada karena keadaan jalan atau tanahnya masih labil,” kata Camat Syiah Utama Mustakim, S.I.Kom melalui sambungan telepon genggamnya, Senin, (21/11/2022).

BACA JUGA...  Banjir Bandang dan Longsor di Aceh Tengah, 4 Warga Meninggal 

Dijelaskan oleh Mustakim, bencana alam tanah longsor yang menimbun badan jalan lintas Samar Kilang – Pondok Baru sepanjang kurang lebih 60 meter, tepatnya di Km 46 Weh Keken Kampung Blang Panu Kecamatan Syiah Utama, pihak rekanan terus berupaya untuk membuka akses jalan tersebut dengan menerjunkan alat berat.

“Ini hari kedelapan pengerjaan timbunan longsor yang dilakukan oleh pihak rekanan proyek Multi years terus dikebut, yang sebelumnya menerjunkan alat berat excavator sebanyak 2 (dua) unit, tapi untuk mempercepat pelaksanaan menyingkirkan timbunan material longsor, sekarang ini pihak rekanan sudah menurunkan 3 alat berat,” sebutnya.

BACA JUGA...  Usai Pelantikan Anggota DPRK Aceh Tengah, Ketua Sementara Gelar Ngopi Bareng Bersama Wartawan

Lanjutnya, Walaupun sudah bisa dilewati dengan sistim buka tutup, “para pengguna jalan juga harus kita minta untuk mengetahui jam – jam berapa saja bisa melintas agar tidak tertahan cukup lama. Pagi sebelum jam 08.00 Wib bisa melintas, karena alat berat mulai bekerja pada pukul 08.00 – 11.00 wib, kemudian pukul 11.30 s/d 12.30 wib dan terakhir pukul 14.00 s/d 17.00 wib. Pada jam – jam tersebut masyarakat diminta untuk tidak melewati jalan tersebut karena alat berat sedang bekerja, jadi mohon pengertiannya,” harap Mustakim.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Selatan Peringati Harkitnas Ke-115

Walaupun dengan sistim buka tutup, masyarakat sangat bersyukur karena akses jalan yang sebelumnya putus total selama sepekan, sekarang sudah bisa dilewati oleh kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan, ujar Mustakim.

“Mari kita berdo’a, semoga pengerjaan dan penangan jalan ini cepat selesai, dengan demikian akses jalan menuju Samar Kilang dan sebaliknya bisa lancar kembali seperti sebelumnya,” pungkas Camat Syiah Utama Mustakim, S.I.Kom.(Ks).

Berita Terkait

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga
Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Faisal Dukung Mualem, Persoalan Kekhususan Aceh Harus Tuntas
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Kamis, 5 November 2026 - 02:21 WIB

Faisal Dukung Mualem, Persoalan Kekhususan Aceh Harus Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Berita Terbaru