IPDN Dipastikan Akan Dibangun Di Kota Jantho

Minggu, 14 Oktober 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jantho (ADC) Setelah melalui proses perjalanan panjang. Penempatan Kampus Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) mendapat sigyal akan berpondasi di Pusat Ibu Kota Kabupaten Aceh Besar (Kota Jantho).

Ungkapan kepastian itu diungkapkan oleh pimpinan tinggi Kabupaten Aceh Besar dan Pimpinan Tinggi Pemerintah Aceh (Plt Gubernur) Nova Iriansyah, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Besar, Minggu, 14 Oktober 2018.

” Pembangunan IPDN sudah positif dilakukan di Kabupaten Aceh Besar, di Kota Jantho, maka semua pihak saya harap dapat memberikan dukungannya, semoga kehadiran institut ini satu lagi dapat memacu kemajuan Kota Jantho ini kedepan,” kata Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah kepada awak media dan rombongan yang hadir saat itu di salah satu resto di Kota Jantho.

BACA JUGA...  YBHA-PM Kritisi Rencana Penutupan Sekolah di Aceh Barat

Sebelumnya Plt Gubernur Aceh juga meninjau lokasi rencana pembangunan Kampus IPDN yang disediakan oleh Pemkab Aceh Besar, seluas 60 Hektar yang terletak di Gampong Bukit Meusara Kota Jantho atau lebih tepat komplek Bekas RSUD Aceh Besar sebelumnya.

Kecuali itu, Plt Gubernur juga menyempatkan diri melihat lokasi rencana pembangunan Kampus ISBI Aceh sekitar 200 meter dari Gedung Kantor Bupati Aceh Besar. Untuk Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, Pemkab Aceh Besar menhibahkan lahan seluas 36 hektar tepatnya di lokasi work Shop PUPR setempat saat ini.

Sementara Bupati Aceh Besar Mawardi Ali, sebelumnya menyebutkan bahwa mulai Desember 2018 sejumlah mahasiswa IPDN akan ditempatkan di Kota Jantho, sebagai bukti starter aktifitas IPDN regional sumatra. Mereka (mahasiswa IPDN) akan menempatkan gedung bekas RSUD Aceh Besar yang sebahagian besarnya saat ini dalam kondisi kosong paska pemindahan aktifitas RSUD Aceh Besar ke Indrapuri pada 2014 lalu.

BACA JUGA...  Wagub Fadhlullah: Peran Generasi Muda Sangat Diperlukan Pengelolaan SDA Berjalan Adil dan Transparan

“Sebenarnya mereka meminta dapat masuk kemari pada bulan November depan, karena kita disibukan dengan penghelatan PORA, maka saya minta undurkan waktu ke Bulan Desember,”ujar Bupati Mawardi Ali.

Sebagaimana diketahui rencana penempatan IPDN regional di Provinsi Aceh ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Kota Madya Sabang dan Kabupaten Bireuen menjadi daerah yang diarahkan oleh Pemerintah Aceh sebelumnya, sedangkan Aceh Besar yang diharapkan oleh pemerintah pusat, mengingat tingkat stretegisnya dalam berbagai aspek, sempat menjadi bulan bulanan kebijakan.

Namun, akhirnya Pemerintah pusat memastikan dan memutuskan Kabupaten Aceh Besar sebagai daerah yang tepat dan cocok dibangun Institut kebanggaan negara itu, mengingat tingkat kemudahan dalam berbagai sektor telah terpenuhi, seperti radius dari Kota Provinsi, Jangkauan dengan Bandara Internsional, ketersediaan lahan yang cukup, air yang menadai dan listrik serta sejumlah kemudahan lainnya yang menjadi prioritas pemerintah pusat.

BACA JUGA...  Satker PPK 2.4 PJN PUPR Menangani Kerusakan Abutmen Jembatan Krueng Baru 

Pemerintah Aceh Besar dan Pemerintah Provinsi Aceh, Komit untuk mendorong pembangunan IPDN regional sumatra dan ISBI Aceh itu ke arah yang lebih cepat dan maju, sebagaimana sinyalemen yang diutrakan oleh Plt Gubernur dalam kunkernya Ke Aceh Besar, Minggu tadi.

” Kita akan melakukan apa yang dapat kita lakukan sejauh tidak mengangkangi aturan,” kata Nova Iriansyah, sembari memerintahkan sejumlah pihak terkait untuk memastikan dapat dilahirkan kebijakan tertentu dalam mendorong kedua institut itu menggunakan sumber dana yang ada di Pemerintah Aceh. (Dahlan).

Berita Terkait

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 
Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?
Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul
Taufik Jadi Plt Sekda Aceh
Ayah Wa Ajak Masyarakat Aceh Utara Semarakkan Maulidur Rasul 12 Rabiul Awal 1448 H
KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif
Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0
SPPG Malaka di Aceh Selatan di Hentikan, Korwil BGN: Ada Tiga Hal Belum Terpenuhi 

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Ayah Wa Ajak Masyarakat Aceh Utara Semarakkan Maulidur Rasul 12 Rabiul Awal 1448 H

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB

PENDIDIKAN

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agu 2026 - 20:31 WIB

PEMERINTAHAN

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh

Senin, 24 Agu 2026 - 20:24 WIB