Ini Alasan Perubahan Nama RPS Jadi RPI

Jumat, 2 Februari 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (ADC)-Para petinggi Rumah Pejuang Indonesia (RPI), sebelumnya disebut Rumah Prabowo Subianto (RPS) memberi penjelasan terkait perubahan nama dan singkatan ormas yang dipimpin oleh mantan jendral baret merah Kopasus, Brigjen TNI (Purn) Priyo Handoko.

Seperti diketahui, Rumah Pejuang Indonesia (RPI) didukung puluhan jendral purnawirawan dari berbagai angkatan dan berbagai tokoh, para cendikiawan, para aktivis gerakan terus berbenah diri.

Ketua Umum Rumah Pejuang Indonesia (RPI), Brigjen TNI (Purn) Priyo Handoko selaku promotor Rumah Pejuang Indonesia (RPI) ini, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler membenarkan perubahan nama tersebut.

“Selain diskusi di internal RPI, kami juga mendengar masukan dari semua pihak, termasuk teman-teman wartawan,” tandas jendral baret merah yang tinggal di Cijantung, markas Kopasus Jakarta Timur ini.

Dr. (c) Nurcahaya Tandang, SIP., SH., M.Si selaku Ketua Dewan Pembina RPI saat dikonfirmasi media ini pada Kamis, 1/2/2018 membenarkan adanya perubahan nama tersebut.

BACA JUGA...  Arif Fadillah Terima Kunjungan Kerja Anggota DPRD Kabupaten Sumedang

“Dari Rumah Prabowo Subianto ke Rumah Pejuang Indonesia, tapi singkatannya menjadi RPI. Proses perubahan namanya cukup panjang dan dari bulan lalu, tapi sangat produktif hasil diskusinya. Alasan perubahan nama seperti yang disampaikan Akhmad Bumi selaku Ketua Harian Rumah Pejuang Indonesia (RPI),” jelasnya.

Nurcahaya menjelaskan kita terus berbenah ke dalam, siapkan seluruh perangkat dan sumber daya RPI.

“Kita terus berbenah, memperkuat lembaga Rumah Pejuang Indonesia (RPI), siapkan seluruh perangkat dan sumber daya, kita terus bergerak menjadikan RPI menjadi lembaga yang tangguh, kuat dan RPI akan tampil sebagai pendobrak suara untuk kemenangan Prabowo di Pilpres 2019. Slogan kita ‘RPI for Prabowo RI1 2019’, ‘saya RPI’, ‘Prabowo Presidenku’, kita akan masifkan slogan ini. Sebelum terjun kita harus benar-benar matang, matang dari segi lembaga, perangkat, sumber daya dan personil,” jelas Nurcahaya, alumni S3 UGM.

BACA JUGA...  Sayuti Abubakar Kembali Serahkan Rumah Layak Huni Kepada Masyarakat Lhokseumawe 

Dr. Ir. H. M. Nizar Dahlan, M.Si selaku Wakil Ketua Umum juga sebagai pendiri RPI saat dikonfirmasi secara terpisah melalui telepon seluler membenarkan perubahan nama tersebut. “Kami sudah pikirkan secara baik dan berbagai pertimbangan strategis lain, dan perubahan nama tersebut sudah kami konsultasikan juga dengan Prabowo,” jelasnya.

Nizar yang juga Anggota DPR RI tahun 1999-2004 ini menjelaskan Rumah Pejuang Indonesia (RPI) adalah wadah perjuangan para pejuang, para aktifis yang merasakan bagaimana kondisi negara, kondisi Indonesia ini.

“Negara sedang mengalami krisis dari berbagai macam masalah setelah berkuasanya Rezim Jokowi, rezim ini tidak punya konsep yang baik untuk membangun negara yang lebih baik, aman dan damai. Cara mengelolah negeri secara amatiran, rakyat merasa tidak punya harapan untuk hidup lebih sejahtera, benturan di mana-mana. Rakyat merasa tidak aman di Indonesia. Perlu ada gerakan ganti rezim secara masif kita lakukan,” jelas Jebolan doktor dari UNPAD Bandung dan juga alumni HMI cabang Bandung ini.

BACA JUGA...  DPP PKB Rekom Ayah Wa-Panyang di Pilkada 2024 Untuk Cabup-Cawabup Aceh Utara

Lanjut Nizar, dari kondisi itu, maka sebagai pemilik Negeri ini dengan panggilan semangat juang untuk berbuat lebih baik melalui RPI untuk Indonesia, kami memiliki tekad berjuang dan mendukung Prabowo Subianto menjadi Presiden 2019.

“Tekad kami sudah bulat, berjuang untuk Prabowo ke RI-1. Prabowo bagi kami memiliki konsep membangun Indonesia, kami yakin Prabowo ikut merasakan jeritan bangsa dan negara saat ini, kita tidak bisa tinggal diam melihat situasi seperti ini. Melalui wadah ini kita terus berfikir keras dan berjuang,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Bang Ijeck Dipercaya Jadi Sekjen MPN, Anto Genk: Selamat
Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA
FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers
H. Zulkarnain Ditunjuk Jadi Ketua Badan Buruh dan Pekerja MPN Pemuda Pancasila
Muhammad Saleh: Siap Berkolaborasi 
Malam Ini, FPRMI Aceh Dilantik 
Demokrat Aceh Tengah Gelar Donor Darah 
Fitriana Mugie Sambangi Diana Putri Amelia Anggota DPR Aceh dari Partai Golkar
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Bang Ijeck Dipercaya Jadi Sekjen MPN, Anto Genk: Selamat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:12 WIB

H. Zulkarnain Ditunjuk Jadi Ketua Badan Buruh dan Pekerja MPN Pemuda Pancasila

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Muhammad Saleh: Siap Berkolaborasi 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Malam Ini, FPRMI Aceh Dilantik 

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bang Ijeck Dipercaya Jadi Sekjen MPN, Anto Genk: Selamat

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:43 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa usai pertemuan dengan Gubernur URI Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto, yang didampingi oleh Kadisdikbud Aceh Utara Jamaluddin, lakukan foto bersama serta menyerahkan proposal di  ruang Kemhan RI, Jum'at, (16/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Temui Gubernur URI Bahas Sekolah Garuda

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:24 WIB

SABANG.

Asap Karhutla Kepung Sabang, Kota Wisata Mulai Gelap

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:06 WIB

 Helmi ketua PETA Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:46 WIB