Terkait anggaran kegiatan yang disebut berkisar Rp4 miliar, IKAMBA berpandangan bahwa pembiayaan tersebut tidak dapat dilihat semata sebagai pengeluaran jangka pendek. Menurut organisasi itu, anggaran tersebut merupakan investasi pembangunan yang memberi dampak nyata melalui perputaran ekonomi, penguatan UMKM, dan efek berganda bagi masyarakat.
Dari sisi sosial, kegiatan tersebut dinilai mampu memperkuat identitas kota serta meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya. Dalam jangka panjang, berbagai kerja sama yang terbangun diyakini akan memberi kontribusi signifikan terhadap pembangunan kota.
IKAMBA berharap semangat kolaborasi yang dibangun melalui Banda Aceh Experience dapat terus berlanjut dan menjadi fondasi dalam mewujudkan masa depan yang lebih sejahtera bagi masyarakat Banda Aceh. (R)




