Laporan | Syawaluddin
JAKARTA (MA) – Satuan Tugas Covid19 Nasional menegaskan bahwa Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh menyatakan, idealnya 70 persen masyarakat Provinsi Aceh harus melakukan vaksinisasi virus corona (COVID-19).
Itu dikatakan, Ketua IDI Aceh dr Safrizal Rahman di Banda Aceh, Jumat, 18 Desember seperti dilansir mediaaceh.co.id, mengatakan, untuk gelombang pertama ini kemungkinan provinsi berpenduduk 5,2 juta itu tidak banyak mendapatkan jatah.
“Kalau jumlahnya mencukupi tentu kita ingin agar paling tidak 70 persen masyarakat Aceh mendapatkan vaksinisasi,” kata Safrizal.
Ia menilai dosis vaksin Sinovac yang tiba di Tanah Air tersebut masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan rakyat Indonesia.
Pihaknya meminta vaksinisasi dilakukan kepada kelompok prioritas yang rentan tertular COVID-19. Artinya, belum sampai pada tahapan vaksinisasi massal.
“Tentu kepada mereka yang bekerja seperti tenaga medis, kemudian orang-orang yang berada di keramaian, di kantor, pedagang, traveller yang aktivitasnya sering keluar masuk, ini yang butuh dilakukan vaksinisasi,” katanya.
Dia melanjutkan, jumlah vaksin yang baru tiba di Indonesia sekitar 1,2 juta dosis. Kata dia, vaksin itu sedang diteliti oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) guna melihat tingkat efektivitas dan kehalalannya.




