Hujan Berserta Angin Kencang Porak Poranda Huntara di Aceh Utara, Ayah Wa Koordinasi dengan BNPB dan Kementerian PU

Kondisi Huntara usai diterjang angin kencang dan hujan deras di kecamatan Langkahan, Aceh Utara.

Berdasarkan data sementara, kerusakan paling banyak terjadi di Gampong Rumoh Rayeuk, di mana sebanyak 36 unit huntara dan satu unit musala mengalami kerusakan. Dari jumlah tersebut, 11 unit mengalami rusak berat, 20 unit rusak sedang, dan lima unit rusak ringan.

Sementara itu, di Gampong Langkahan tercatat lima unit huntara mengalami rusak ringan. Sedangkan di Gampong Buket Linteung, Dusun Leubok Meuku, sebanyak tujuh unit huntara mengalami rusak berat, termasuk bangunan musala yang turut terdampak.

BACA JUGA...  Wali Nanggroe: Akses Layanan Kesehatan Harus Dibuka Luas

Adapun di Gampong Geudumbak, sebanyak 10 unit rumah program in-situ mengalami kerusakan, terdiri atas empat unit rusak berat, empat unit rusak sedang, dan dua unit rusak ringan.

Muntasir menambahkan, warga yang terdampak saat ini telah mengungsi ke lokasi yang lebih aman sambil menunggu proses penanganan dan perbaikan dilakukan oleh pemerintah.

BACA JUGA...  HMI: Menag Wajib Minta Maaf kepada Seluruh Umat Islam di Indonesia 

Ia menjelaskan bahwa huntara di Gampong Rumoh Rayeuk dan Gampong Langkahan sebelumnya dibangun oleh BNPB, sedangkan huntara beserta musala di Gampong Buket Linteung dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berkomitmen untuk terus mengawal proses penanganan pascabencana ini agar masyarakat terdampak dapat kembali menempati hunian yang layak dan aman,” pungkasnya.(Sayed Panton)