Bireuen,(MA)– Disela sela sela selesai pengambilan sumpah jabatan, H Ruslan M.Daud , salah satu anggota DPR RI Asal Aceh, Daerah Pemilihan (Dapil ) 2 Aceh dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan Jakarta, Selasa ( 1/9/2019 ).
Melalui Whatsapp pribadinya kepada Media ini mengatakan dirinya sangat bersyukur dan terimakasih yang sangat dalam kepada Ulama Kharismatik Aceh, orang tuanya, Santri, Guru, para Pemuda Aceh, baik Tokoh Masyarakat dan seluruh Konstituen serta Rakyat Aceh di dapil 2 Aceh atas dukungan maupun doanya.” Kata H Ruslan M Daud sebutan HRD.
Dikatakan, dirinya sangat bersyukur dan terharu atas perjuangan dan dipercayakan secara khusus oleh rakyat Aceh. Saya dilantik hari ini tidak terlepas dari kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas berkat para Ulama Aceh serta dukungan semua stakeholder, mulai ditingkat daerah hingga ditingkat Nasional.
“Amanah yang saya terima dari masyarakat Aceh, khususnya Dapil 2 Aceh tentu sungguh berat sebenarnya, namun kalau ini dilakukan dengan penuh ketekunan bersama dengan anggota DPR RI lainnya, Insyaallah terealisasi apa yang kita cita-citakan,” ujar HRD
HRD mengharapkan kepada anggota DPR RI asal Aceh periode 2019 – 2024 khususnya dapil 1 dan dapil 2 Aceh agar kita sama – sama berfikir untuk membangun Aceh kedepan lebih baik lagi.
“Semua rintangan dan hambatan itu dilakukan dengan etos semangat kerja secara serius, tentu hal itu semuanya akan menjadi mudah dan berat terasa ringan, bagi kita semua selaku perwakilan Rakyat Aceh dalam parlemen di Senayan DPR RI,” ucap anggota DPR RI ini dari Partai PKB.
Dikatakan lagi, Dengan dukungan dari semua pihak, terutama doa dari para Ulama Aceh, tetap sangat dibutuhkan dan bahkan menjadi faktor utama dalam menentukan kesuksesan perjuangan saya di parlemen dalam mempengaruhi kebijakan nasional yang berpihak kepada percepatan pembangunan aspirasi rakyat Aceh ditingkat nasional.
“Dan saya akan mengawal produk hukum terkait Aceh, dan program pembangunan yang bersumber dari ABPN, ditempatkan pada setiap kementrian terkait Pemerintah Pusat,” sebutnya.
HRD juga menjelaskan, bahwa amanah dan kepercayaan ini tentu sangat senantiasa dapat bermanfaat dalam wujud pelaksanaan tugas perjuangan di parlemen serta berpihak kepada kepentingan masyarakat Aceh. khususnya keterberlangsungan Dana Otonomi Khusus yang permanen berlaku di Aceh dengan kita berikan pertimbangan politik kepada Pemerintah Pusat.
Selama ini Aceh paska konflik, di Era Damai ini. Kita akui sangat terbatas diberikan kewenangan oleh Pemerintah terkait masa depan kelanjutan Dana Otonomi Khusus Aceh dari Dana Alokasi Umum (DAU) secara Nasional, seperti tersebut dalam Undang Undang Pemerintahan Aceh Nomor 11 Tahun 2006. Sebut mantan Bupati Bireuen 2012 – 2017 ini.
“Sebagai wujud komitmen awal dan pengabdian saya, dalam waktu dekat ini saya akan membuka peresmian ”Rumah Aspirasi HRD” yang akan menjadi Rumah Bersama, Rumah Aspirasi dan Rumah Perjuangan kita,” imbuhnya.
Semoga dengan berdirinya Rumah Aspirasi HRD ini proses penyerapan dan perjuangan aspirasi masyarakat Aceh khususnya di Dapil Aceh 2 akan berjalan baik seiring dengan semangat kebersamaan kita dalam membangun bangsa dan negeri ini.
Dalam memenuhi tekad saya sebagai wakil rakyat yang bersih, transparan, kredibel dan akuntabel, Rumah Aspirasi HRD secara berkala akan melaporkan segala aktivitas kegiatan secara terbuka kepada masyarakat luas, melalui media baik cetak maupun elektronik. Paparnya.
Apalagi Aceh milik kita bersama dan ke depannya adalah bagaimana tongkat estafet kepemimpinan perjuangan transformasi politik kepada lintas generasi anak cucu Aceh, marilah kita satu langkah, saling bahu membahu, bersatu padu membangun peradaban perjuangan Aspirasi Kepentingan Aceh ditingkat nasional yang pro rakyat Aceh.” Pungkas HRD. ( Iqbal ).




