Ilham Abimanyu, salah satu deklator dari generasi milenial Gen Z, menekankan pentingnya regenerasi dalam organisasi ini. “Anak muda harus terlibat aktif dalam organisasi ini, karena mereka adalah masa depan bangsa,” katanya.
Sebelum penandatanganan akte pendirian, Forum Asta Cita Indonesia mengadakan rapat pengurus untuk membahas visi dan misi yang tertuang dalam AD/ART organisasi.
Dalam rapat tersebut, dibahas pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama. Forum ini menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah sekaligus menjadi pengawas yang kritis.
“Pengawasan ini bukan untuk mencari kesalahan, tapi lebih kepada memberikan kontribusi nyata agar kebijakan yang diambil pemerintah sesuai dengan aspirasi rakyat,” ungkap Desi Susilawati, Bendahara Umum Forum Asta Cita Indonesia. Menurutnya, peran aktif masyarakat dalam memberikan masukan sangat penting proses demokrasi.
Sebagai langkah awal, Forum Asta Cita Indonesia akan segera mengadakan audiensi dengan beberapa kementerian terkait, seperti Kementerian Ekonomi, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Hukum dan HAM. Tujuannya adalah untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan yang telah dirumuskan oleh forum. “Kami ingin menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, terutama dalam hal kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan rakyat,” tambah Iskandar Sembiring, salah satu Dewan Pakar forum.




