Kapolda Aceh dalam sambutannya mengapresiasi keterlibatan CANIVA sebagai representasi generasi muda yang peduli terhadap kelestarian alam, khususnya ekosistem Taman Nasional Gunung Leuser yang dikenal sebagai paru-paru terakhir di Pulau Sumatra.
“Ekspedisi ini bukan sekadar pendakian, tapi bentuk nyata penghormatan pada alam dan dedikasi kita pada semangat Bhayangkara yang berlandaskan pengabdian dan keberanian,” ungkap Irjen Pol. Achmad Kartiko.
Gunung Leuser yang berada di jantung ekosistem Leuser memang bukan medan mudah. Namun justru di sanalah nilai-nilai keberanian, ketangguhan, dan solidaritas diuji—sejalan dengan semangat korps Bhayangkara yang sedang diperingati.
UKM PAL. CANIVA-51 USK sendiri dikenal sebagai salah satu unit kegiatan mahasiswa yang konsisten mengkampanyekan cinta lingkungan dan eksplorasi alam berbasis edukasi.
Partisipasi dalam ekspedisi ini menegaskan peran mereka sebagai agen perubahan yang tak hanya beraksi di ruang diskusi, namun juga di medan rimba.
“Kami merasa terhormat bisa menjadi bagian dari tim ekspedisi ini. Ini bukan hanya tentang mendaki gunung, tapi tentang mengibarkan semangat Bhayangkara melalui kontribusi nyata dalam pelestarian alam,” ujar Rizky Aditya usai acara pelepasan.




