DPW Muda Seudang Abdya: Usung Kader Terbaik Partai Aceh di Pilkada 2024

Ketua DPW Muda Seudang Abdya, Oktavian Fauzan SIP,

ABDYA (MA) Dewan Pimpinan Wilayah Muda Seudang Aceh Barat Daya (DPW Muda Seudang Abdya) mengajukan harapan besar kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh agar mengusung kader-kader terbaiknya dalam Pilkada 2024.

Ketua DPW Muda Seudang Abdya, Oktavian Fauzan SIP, menyatakan keinginan ini dengan tegas, menekankan pentingnya dukungan terhadap kader internal partai.

“Kami berharap kepada DPP Partai Aceh agar mendukung kader sendiri untuk bertarung pada Pilkada 2024 mendatang,” ujar Fauzan.

Ia menambahkan bahwa Partai Aceh sebagai partai besar di Aceh memiliki banyak kader berkualitas yang siap menghadapi kontestasi politik tahun depan.

Fauzan menggarisbawahi bahwa kader muda selalu didoktrin untuk setia dan mencintai Partai Aceh, dan oleh karena itu, mereka ingin para senior terbaik mereka mendapatkan perhatian dan prioritas khusus dalam Pilkada kali ini.

BACA JUGA...  Dandim Atim Ingatkan Istri TNI Tak Bawa Institusi Dalam Politik

“Jika itu tidak dilakukan, keberadaan Partai Aceh akan semakin redup, dan kehilangan para simpatisan serta kader yang setia,” ungkapnya dengan penuh kekhawatiran.

Langkah DPP Partai Aceh dalam membuka pendaftaran calon bupati atau wakil bupati pada Pilkada 2024, menurut Fauzan, adalah langkah tepat dan modern yang patut diapresiasi.

Namun, ia menekankan pentingnya pengambilan keputusan berdasarkan mekanisme dan hasil survei jika ada banyak kader yang mendaftar dari 23 kabupaten/kota di Aceh.

“Sehingga, siapa kader yang mendapatkan respon yang baik dan positif, itulah yang didukung, sehingga lebih fair dan objektif, tanpa ada yang tersakiti,” sebutnya.

Fauzan menambahkan bahwa jika hanya ada satu kader yang memenuhi syarat di sebuah kabupaten, maka DPP tidak punya alasan untuk memilih orang lain.

BACA JUGA...  Pj Sekda Kunjungi Sekretariat Balai PWI Bener Meriah 

Sebagai contoh, di Abdya, hanya Ir Jufri Hasanuddin MM yang memenuhi syarat sebagai kader yang mendaftar, sementara satu lagi bukan kader.

“Jika ini pilihannya, maka DPP harus memilih kader, sehingga pengurus tidak terpecah dan kita tetap kompak, sehingga kemenangan mudah kita capai,” tegas Fauzan, yang merupakan anak mantan ketua DPW PA Abdya.

Fauzan memuji prestasi Jufri Hasanuddin, yang pernah menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRA dan Bupati Abdya periode 2012-2017.

“Dengan segudang prestasi yang ditoreh beliau, sudah seharusnya DPP kembali mempercayakan kepada beliau untuk merebut kemenangan pada Pilkada Abdya 2024 mendatang,” tambah alumni Ilmu Politik Unsyiah itu.

Jufri Hasanuddin telah memilih M Fakhruddin ST, mantan Ketua Umum PB HMI dan mantan staf khusus Menpora, sebagai pasangannya.

“Duet Jufri-Fakhruddin sangat mendapat sambutan positif dari masyarakat dan memiliki potensi kemenangan yang besar,” papar Fauzan.

BACA JUGA...  DPRK Bener Meriah Matangkan Tiga Nama Calon Pj Bupati untuk Diusulkan ke Kemendagri

Menutup pernyataannya, Fauzan mengingatkan akan pengalaman pahit Pilkada 2017, di mana Partai Aceh gagal di beberapa kabupaten, termasuk Abdya.

“Pengalaman pahit 2017 sudah cukup. Kita tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama pada Pilkada 2024,” pungkasnya, seraya menegaskan kesiapan memenangkan pasangan Jufri-Fakhruddin dan Mualem sebagai Gubernur Aceh.(R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *