Bireuen, (MA) – Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ), Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Muhmmad Fakhri, S.STP, M.Si, menegaskan, jika Kabupaten Bireuen akan dijadikan sebagai pilot projeck atau proyek percontohan untuk pengembangan Desa Ramah Anak.
Hal tersebut disampaikannya dalam Peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat ( BBGRM ( ke XVI dan Hari Kesatuan Gerak dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ( HKG – PKK ). di Pantai Pangah, Desa Ie Rhob, Kecamatan Gandapura. Kabupaten Bireuen, Senin (30/9).
Hj Fauziah Daud ketua tim penggerak PKK Kabupaten Bireuen mengatakan, Alhamdulillah dalam hal ini kita ada keberhasilan dan pernah menjuarai beberapa kegiatan di bidang Perempaun dan anak.
“Dan kita ada mendapatkan juara tingkat Nasional di Makassar,” kata Fauziah.
Lanjut Muhammad Fakhri, untuk menunjukkan semua itu tidak terlepas dari peran dan strategis dari ketua tim penggerak PKK beserta jajarannya.
“Karena Ketua Tim Penggerak PKK, telah membangun kaloborasi dengan Multi Stekholder dengan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa,” kata Muhammad Fakhri.
Direktur PMD Muhammad Fakhri juga menjelaskn kembali, komitmen atau konsistensi pemerintah dalam pembangunan desa yang tertuang dalam Undang – Undang No 6 tahun 2014, disebutnya, menjadi tonggak atau titik balik kebangkitan desa.
Dalam kesempatan itu juga dia menjelaskan tentang program nawacita presiden RI, Joko Widodo., serta memaparkan masalah infratuktur jalan tol , dan Investasi maupun peranan PKK dan lainnya. Yang diharapkan Indonesia akan lebih maju dan berkembang dalam laporan tersebut.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Bireuen, Bob Miswar, S.STP, M,Si mengatakan, jika kegiatan tersebut dalam rangka menggelorakan kembali semangat kegotong royongan juga keswadayaan masyarakat serta gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.
“Itu Semua dalam momentum puncak aktifas dan jati diri PKK, yang merupakan landasan pelaksanaan peringatan bulan bakti,” ujar Bob Miswar dalam laporannya.
Dalam kesempatan itu, disebutkan juga aneka perlombaan yang diikutsertakan dan dirincikannya sebagai berikut, lomba Teknologi tepat guna unggulan, Investasi teknologi tepat guna, Posyantek dengan managemen terbaik, BUMG terbaik, Gampong Wisata terbaik, Evaluasi profil gampong/Desa/kelurahan (Prodeskel), Posyandu terintegrasi. Sebut Bob.
Bob Miswar juga menyebutkan tentang lomba yang diikuti Kabupten Bireuen dengan memperoleh hasil memuaskan, baik juara tingkat nasional maupun juara tingkat regional, seraya rincian juara yang didapatkan Kabupaten Bieuen.
“Dalam pelaksanan kegiatan ini, setidaknya melibatkan sekitar 1000 undangan dan peserta yang berasal dari Forkompida, Forkomcam, SKPK. Tim Penggerak PKK Kabupate dan Kecamatan, , Forkopimcam, Satker,P3MD, Pengurus BUMG para toko agama dan laiinya,” imbuhnya Bob
Bupati Bireuen, H Saifannur, S.Sos dalam kesempatan tersebut mengemukakan., jiwa kegotong-royangan masyarakat tentu sangat berharga untuk, mengapresiasi setiap program pembangunan. Untuk itu, Bupati Bireuen mengajak semuanya untuk bertekad berbuat lebih banyak kemajuan pembangunan di Kabupaten Bireuen.
Labih jauh dikemukan, untuk dimaklumi selama 16 tahun perjalanan panjang peringatan bulan bakti gotong royong masyarakat dan 47 tahun gerakan PKK, menjadikan kegiatan ini, sebagai wadah aktifitas sosial kemasyarakatan yang mampu memberikan konstribusi nyata terhadap pembangunan keluarga dan masyarakat.
Bupati Bireuen H Saifannur menyebutkan kondisi sosial, ekonomi, dan politik nasional semakin dinamis, serta eksis. Teguhnya PKK Sebagai organisisai sosial yang solid dan netral, mulai tingkat pusat hingga ke daerah sangat konsisten dalam berkiprah sebagai mitra strategis pemerintah melalui berbagai inisiatif, program serta kegiatan pemberdayaan guna kesejahtreraan keluarga.
”Makanya, sudah sepantasnya, pada kesempatan ini, saya selaku Bupati Bireuen mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia peyelenggara dan seluruh jajaran PKK,” pungkas Bupati. (Maimun Mirdaz ).




