Dipercaya Investor Asing, TMMS Siap IPO Tahun Depan

Senin, 9 Desember 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran manajemen PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera (TMMS) dan BKM part of Aquila Group

Jajaran manajemen PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera (TMMS) dan BKM part of Aquila Group

Dipercaya Investor Asing, TMMS Siap IPO Tahun Depan

JAKARTA (MA)– Dipercaya Investor Asing, PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera (TMMS), perusahaan nasional yang bergerak di sektor kontraktor pertambangan dan penyewaan alat berat, mencatat tonggak penting dengan memperpanjang kontrak strategis bersama PT Bumi Konawe Minerina (BKM), bagian dari Aquila Group.

“Aquila Group adalah bagian dari konglomerat yang juga mencakup Solway — sebuah perusahaan tambang dan logam internasional yang berbasis di Swiss. Solway mengoperasikan tambang dan pabrik peleburan di Guatemala, Ukraina, dan Makedonia, dengan fokus pada produksi nikel,” demikian rilis pers disampaikan, Begawan Media Center, Dimas Febriansyah, 8 Desember 2024.

Langkah BKM part of Aquila Group di Indonesia memperkuat TMMS sebagai salah satu pemain utama di industri tambang nasional, sekaligus mematangkan rencananya melantai di Bursa Efek Indonesia melalui initial public offering (IPO) pada 2025.

Lanjutnya, kontrak baru yang berlaku hingga Desember 2025 ini menjadi kelanjutan dari kerja sama strategis yang dimulai sejak akhir 2022. Direktur Utama PT TMMS, Herryan Syahputra, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kinerja konsisten yang telah ditunjukkan TMMS,” sebutnya.

BACA JUGA...  Rupiah "Berdarah-darah" di Saat Mata Uang ASEAN Menguat, Waketum PKN Desak Pemerintah Lakukan Penyelamatan Darurat

“Performance TMMS yang baik membuat kami dipercaya untuk memperpanjang kontrak hingga dua tahun. Bahkan, ada potensi kerja sama ini berlangsung hingga tambang selesai,” ungkap Herryan.

Kolaborasi ini juga membuktikan kemampuan TMMS untuk beradaptasi dan bersinergi dengan perusahaan tambang besar berskala internasional.

“Lewat kerja sama dengan perusahaan besar seperti BKM part of Aquila Group, kami tidak hanya mendapatkan pengalaman tetapi juga membangun kepercayaan, yang menjadi nilai penting dalam keberlanjutan bisnis TMMS,” tambahnya.

Inovasi Operasional dan Komitmen Lingkungan

Sejak awal, kerja sama dengan BKM part of Aquila Group telah memberikan dampak signifikan pada peningkatan kapasitas operasional TMMS. Jumlah unit alat berat yang dikelola TMMS di lokasi tambang telah meningkat hingga lebih dari seratus unit, memungkinkan perusahaan untuk memenuhi target produksi yang ditetapkan.

Herryan menyatakan bahwa inovasi menjadi kunci keberhasilan TMMS, termasuk penerapan preventive maintenance untuk menjaga performa alat berat. Strategi ini tidak hanya mengurangi biaya operasional tetapi juga mendukung upaya mitigasi dampak lingkungan.

BACA JUGA...  PT. Asia Diving Bersihkan Sisa Tumpahan Minyak

“TMMS juga telah memasang sistem oil trap di workshop untuk mencegah pencemaran lingkungan, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan,” ujar Herryan.

Herryan menjelaskan bahwa TMMS secara rutin melakukan pengujian dan upaya efisiensi dalam penggunaan bahan bakar dengan menambahkan zat aditif. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi emisi karbon, sejalan dengan tren global dalam menekan emisi gas buang ke udara.

Selain itu, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, TMMS memberdayakan masyarakat lokal melalui pembukaan lapangan kerja dan mendukung sejumlah kegiatan komunitas.

Landasan Menuju IPO

Kepercayaan BKM part of Aquila Group terhadap TMMS turut memperkuat persiapan IPO perusahaan, yang akan menawarkan 797 juta saham biasa kepada publik, mewakili 20,07% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dana hasil IPO akan dialokasikan untuk pengeluaran modal (capital expenditure) TMMS dan penguatan modal kerja anak perusahaan, PT Meranti Bumi Persada (MBP), yang berperan sebagai off-taker bijih nikel.

Langkah ini diharapkan menciptakan sinergi bisnis yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat aset perusahaan melalui pengadaan alat berat baru dan pengembangan operasional. Dengan rencana harga saham kompetitif antara Rp150 hingga Rp200 per lembar, IPO ini menawarkan peluang menarik bagi masyarakat untuk berinvestasi dalam pertumbuhan TMMS.

BACA JUGA...  2 UMKM Binaan PT PEMA Raih Dana Binaan di Malam Penobatan 

Dengan permintaan nikel global yang terus meningkat untuk baterai kendaraan listrik dan industri teknologi, TMMS berada pada posisi yang ideal untuk memenuhi kebutuhan pasar. Strategi bisnis yang terintegrasi dari hulu ke hilir memungkinkan perusahaan untuk menciptakan stabilitas pendapatan jangka panjang.

“Permintaan nikel semakin besar, tidak hanya baterai kendaraan listrik, tapi juga bahan untuk stainless steel dan baja adalah peluang emas bagi TMMS. Melalui kerja sama strategis dan IPO, kami yakin dapat memenuhi kebutuhan pasar sekaligus menciptakan sinergi berkelanjutan,” ujar Herryan.

Dengan inovasi berkelanjutan, kepercayaan mitra internasional, dan prospek pasar yang menjanjikan, TMMS siap mengokohkan posisinya sebagai perusahaan tambang nasional dengan kapasitas global. Herryan menekankan bagi masyarakat yang ingin menjadi bagian dari kisah sukses ini, IPO TMMS adalah kesempatan emas untuk berinvestasi dalam masa depan industri tambang Indonesia. (***)

Berita Terkait

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis
Pangdam IM Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa
Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah
Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO
Bank Aceh Tumbuh Positif, DPK Capai Rp27,58 Triliun
Firmandez dan Humam Hamid Bangun Saudagar Aceh di Gayo
Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Pangdam IM Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:30 WIB

Bupati Asel HMW (pakai rompi)  didampingi Sekdakab Diva Samudra Putra dan Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino Lubis menjelaskan tentang penanganan banjir di Trumon, Jumat, (30/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:24 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM saat melantik pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten Aceh Utara, Jum'at, (30/10).

PEMERINTAHAN

Lantik 10 Pejabat, Ayah Wa Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:02 WIB

Anggota DPRK Aceh Selatan Mistan Aulia (tengah) asal Kluet Timur memberikan support saat personil TNI mengerjakan pembangunan jembatan di daerah pedalaman Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Mistan Aulia Apresiasi TNI Bangun Jembatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:45 WIB