Desak Pencopotan Kajari Aceh Tengah, Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Aksi Unjuk Rasa

Senin, 19 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para pengunjukrasa ke kantor kejari Takengon, Senin (19/5/2025).

Para pengunjukrasa ke kantor kejari Takengon, Senin (19/5/2025).

“Kami datang bukan sekadar marah, tapi karena kami peduli. Kami tidak bisa membiarkan rakyat kecil terus dijadikan korban oleh oknum penegak hukum yang menjadikan Dana Desa sebagai ladang pemerasan,” ujar Afdhal dalam orasinya.

Dalam aksinya, para mahasiswa menutup plang nama Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Tengah dengan kain putih yang bertuliskan tinta merah menyala, “KAJARI MAFIA DANA DESA”. Mereka juga membawa poster-poster bertuliskan “Jaksa Busuk Usir dari Tanoh Gayo” dan “Dana Desa Bukan Dana Dosa, Stop Jadikan Ladang Pemerasan”.

BACA JUGA...  Pasangan HAMAS Bantu Korban Kebakaran di Kampung Weh Nongkal

Tindakan simbolis ini menjadi bentuk penolakan keras terhadap dugaan praktik pemerasan yang disebut-sebut dilakukan dengan modus kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek), yang menurut mereka tidak melalui proses Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Tengah yang selama ini dianggap “kebal” terhadap kritik dan aksi massa, kini menjadi sorotan tajam publik. Keberanian enam mahasiswa yang tampil di garis depan aksi ini mengguncang tatanan yang selama ini dianggap tidak tergoyahkan.

BACA JUGA...  Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Dalam aksi tersebut, massa menuntut agar Jaksa Agung RI melalui Kejati Aceh segera mencopot Andi Hendrajaya dari jabatannya sebagai Kajari Aceh Tengah. Mereka juga meminta dilakukan pengusutan terhadap dugaan keterlibatan aparat kejaksaan dalam intervensi penggunaan dana desa.

Berita Terkait

Lima Hari Banjir di Aceh Selatan, Ratusan Korban Masih Mengungsi
Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara
Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga
Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 
Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh
Sejumlah Gampong di Aceh Selatan Dilanda  Banjir
SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:06 WIB

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB