Dan Akhirnya RG-pun Diketemukan Tak Bernyawa

Minggu, 11 Oktober 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dari pengembangan yang dilakukan, tersangka S saat di interogasi tidak mau memberitahu dimana dibuang jenazah RG yang telah di bunuhnya.

Masih Arief, dikatakan; pria pengangguran berstatus lajang berinisial S diduga duluan membunuh bocah lelaki berinisial RG. Setelah itu, S melampiaskan nafsu bejadnya, memperkosa ibu RG, ibunya Rg, DN yang berstatus ibu rumah tangga.

Pengakuan DN, dia mengenali pelaku S, yakni warga setempat dan berstatus pengangguran. “S lah yang melakukan pembunuhan dan pemerkosaan pada saya,” katanya terbata.

BACA JUGA...  Kunjungi Bener Meriah, Pj Bupati: BAPANAS RI Siap Fasilitasi Bebagai Kebutuhan Petani Ke Kementan RI

Sedang tim gabungan Aceh Timur dan Kota Langsa masih terus mencari bocah berinisial RG yang dibunuh S. Diduga RG dibunuh saat terjadi pemerkosaan terhadap mamanya berinisial DN.

Tim gabungan yang ikut mencari RG yakni; Sat Reskrim, Intelkam, dan Polsek Polsek Birem Bayeun. Dibantu aparat TNI Koramil Birem Bayeun Kodim 0104/Atim dan Brimob Pelopor Den B.

BACA JUGA...  Diduga 8 KJA Offshore Rusak Dihantam Arus di Sabang

RG Diketemukan Sudah Tak Bernyawa

Tim gabungan terus menyisir, Gampong Alue Gadeng, setelah proses penangkapan S dan pengembangan, akhirnya jenazah RG diketemukan sekitar pukul 16:00 WIB diketemuka di sungai tak jauh dari rumahnya.

Informasi yang didapat mediaaceh.co.id setelah tersangka S, ditangkap personil Polsek Birem Bayeun Minggu pagi sekitar pukul 09:00 yang dibantukan personil TNI dan masyarakat di areal ladang sawit di bawah pohon besar milik masyarakat di Dusun Kumbang Gampong Alue Gadeng dalam keadaan tidak menggunakan baju hanya menggunakan celana jeans warna biru.

BACA JUGA...  Pj Wali Kota Sabang Pimpin Upacara HUT RI Ke-78 Tahun 2023 di Lapangan Yos Sudarso

Berita Terkait

Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 
Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas
Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum
Banjir Terus Mengancam

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Rabu, 30 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB