Dalam Dua Tahun Trerakhir Angka Kemiskinan di Sabang Turun Drastis

Senin, 17 Februari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang (MA) – Dalam dua tahun terakhir angka kemiskinan di Sabang turun drastis, demikian dismapikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sabang, Faisal ST MT, kepada wartawan mediaaceh.co.id lewat rilis yang dikirim, Senin (17/02/20) di Sabang.

Faisal menjelaskan penduduk miskin di Kota Sabang terus menurun dalam 2 tahun terakhir, dari 17,66 persen penduduk miskin pada tahun 2017, turun menjadi 16,31 persen pada tahun 2018, dan pada tahun 2019 kembali mengalami penurunan menjadi 15,6 persen. Ini berdasarkan Survei sosial ekonomi nasional (Susenas), yang melihat kepada garis kemiskinan makro, didasarkan pada pemenuhan makanan dan non makanan.
.
Beberapa program yang selama ini diimplementasikan oleh Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.I.Kom bersama Wakil Wali Kota Sabang, Drs. H. Suradji Junus telah berkontribusi langsung dalam mengurangi beban masyarakat sekaligus meningkatan pendapatan masyarakat., jelas Faisal.
.
Dia menambahkan, garis kemiskinan tersebut berdasarkan pemenuhan kebutuhan makanan dan non makanan. Untuk makanan maka setiap orang harus memenuhi kebutuhannya 2.100 kalori per harinya, sedangkan non makanan kebutuhan pengeluaran minimum untuk perumahan, sandang, pendidikan, kesehatan dan lainnya.
.
Menurutnya, garis kemiskinan di Sabang pada 2019 mencapai Rp 563.100 per kapital per bulannya. Angka ini tertinggi kedua di Aceh setelah Kota Banda Aceh. Hal ini menunjukkan harga-harga di Sabang cenderung tinggi, dibandingkan dengan kab/kota lain.
.
“Misalnya harga konsumsi di Sabang seperti harga ikan, harga nasi bungkus, dan lain-lain. Jadi penduduk miskin menurun itu bisa disimpulkan ada peningkatan penduduk Sabang yang sudah dapat memenuhi kebutuhan Rp 563 ribu per orang itu dalam sebulan,” katanya.
.
Hal itu lanjut Faisal, terjadi karena stategi penanggulangan kemiskinan berupa program-program yang selama ini bersifat meringankan beban pengeluaran masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat sudah terlaksana dengan baik di Kota Sabang.
.
“Program-program yang selama ini bersifat meringankan beban masyarakat seperti Geunaseh, dana pendidikan, dana kesehatan, subsidi listrik dan gas elpiji sangat berpengaruh langsung baik konsumsi maupun non konsumsi bagi masyarakat Sabang,” terangnya.
.
Sedangkan program-program dalam upaya peningkatan pendapatan seperti memberi bantuan kepada masyarakat yang mayoritasnya berprofesi sebagai nelayan berupa alat kerja, sarana prasarana, pemenuhan kebutuhan air bersih sudah berjalan lancar.
.
“Artinya selama ini strategi dan program sudah berada di jalur yang benar, tinggal kita tingkatkan lagi kualitas pelaksanaannya, serta pendampingan agar tersalurkan lebih tepat lagi,” tutup Faisal.(R).

BACA JUGA...  Dokumen RPJMA Diserahkan ke DPRA, Wagub: Jadi Acuan Pembahasan APBA

Berita Terkait

Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 
Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair
Ayah Wa Bersama Kadis PUPR Aceh Utara Tinjau Progres Pembangunan Batu Gajah di Lhok Puuk
Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor
Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi
Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan
Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Ayah Wa Bersama Kadis PUPR Aceh Utara Tinjau Progres Pembangunan Batu Gajah di Lhok Puuk

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi

Berita Terbaru

Jubir Pemkab Aceh Utara Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair

Kamis, 29 Okt 2026 - 23:10 WIB

Bersama inventor dan jajaran redaksi perusahaan, Bupati Aceh Utara Ayah Wa bahas huntap, Kamis, (29/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Kamis, 29 Okt 2026 - 19:17 WIB