Bupati Abdya : Sebagai Manusia, Kita Bisa Mencegah

Kamis, 7 November 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Abdya, Akmal Ibrahaim SH

Bupati Abdya, Akmal Ibrahaim SH

Abdya (MA) Sebenarnya korupsi bisa dicegah asalkan adanya keterbukaaan dan dikomunikasikan segala hal bila ada ketidakpahaman dan bila ada yang tidak dimengerti karena Hukum harus ditegakkan tidak memandang siapapun.

“Saya juga sedih sudah beberapa kali mengeluarkan SK pemecatan kepada PNS. Bahkan ada yang sudah berumur. Andai kata dari dulu bisa dikomunikasikan kemungkinan pemecatan ini bisa dicegahkan,”kata Akmal Ibrahim dalam lepas sambut Kajari kabupaten setempat, Kamis, 7 November 2019

BACA JUGA...  Dandim Tinjau Pembukaan Jalan dan Pembuatan Jembatan

Seharusnya, lanjut Akmal, ada keterbukaan dalam hal ini dan PNS jangan menolak jabatan dengan alasan takut karena bisa menyebabkan roda pemerintahan tidak baik. “Kita tahu itu salah dan jangan dilakukan tapi harus dikomunikasikan kepada pimpinan,” katanya.

Lebih lanjut disebutkan, Akmal mengingatkan, agar SKPK tidak sembunyi-sembunyi dalam bekerja, karena hal tersebut akan menimbulkan masalah. “Terbukalah dan berterus terang, rezki itu tidak mesti didapat dengan cara curang, dengan kejujuran juga lebih bagus manfaatnya,” katanya.

BACA JUGA...  Reza dan Afra Siap Harumkan Nama Aceh

Bupati Akmal Ibrahim juga menyampaikan, Abdya ini adalah wilayah yang kecil, hanya sekitar 180 Kilometer persen dengan jumlah penduduk 150 ribu lebih, “Mayoritas penduduk Abdya bekerja disektor pertanian. Dari segi pemerintahan Abdya adalah negeri yang sedang tumbuh dan berkembang setelah mekar dari Aceh Selatan,” paparnya.

Pada kesempatan itu, kepada Kajari lama Bupati Akmal mengakui, banyak terobosan yang telah dibuat, salah satunya klinik hukum karena tindak pidana korupsi tidak hanya melakukan penindakan tapi juga bisa di cegah dengan klinik hukum. “Hukum memang harus ditegakkan tidak boleh memandang siapapun orangnya,” tegasnya.(TM).

BACA JUGA...  Manajemen RSUDZA Membantah dengan Tegas Jika Disebut Sebagai Agen Wahaby

Berita Terkait

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Berita Terbaru

Anggota DPRK Asel Kamalul mendaftarkan diri sebagai calon ketua DPD Partai Golkar periode 2026-2031 dan diterima Panitia Musda di Sekretariat Partai Golkar Jalan T. Cut Ali Tapaktuan,  Jumat, (16/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

POLITIK

Musda Golkar Asel, Kamalul Resmi Mendaftar

Jumat, 16 Okt 2026 - 22:10 WIB

RAGAM BERITA

Bang Ijeck Dipercaya Jadi Sekjen MPN, Anto Genk: Selamat

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:43 WIB