Manajemen RSUDZA Membantah dengan Tegas Jika Disebut Sebagai Agen Wahaby

Senin, 17 Juni 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)- Pihak manajemen Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUDZA) milik Pemerintah Aceh, membantah dengan tegas jika disebut sebagai agen atau salah satu pihak yang mengundang Firanda El Wahaby, El Nedji.

Penegasan tersebut, disampaikan Wakil Direktur (Wadir) ADM dan Umum RSUDZA, DR. Muhazar H, M.Kes, mewakili pihak manajemen dalam siaran persnya kepada media ini, Senin 17 Juni 2019.

BACA JUGA...  Aceh Besar Resmi Jadi Tuan Rumah KONWIL XXIX PII Aceh

“Kita membantah dengan tegas, bila ada yang menyebutkan bahwa RSUDZA adalah salah satu pihak yang mengundang Firanda El Wahaby, El Nejdi,” tegasnya.

Muhazar mengatakan, RSUDZA sebagai SKPA hanyalah menjalankan amanah undang undang yang mengharuskan setiap instansi pelayanan publik, wajib menyediakan sarana beribadah pada lingkungan dinasnya.

Ia juga menjelaskan, RSUDZA dalam tupoksinya tidak memfokuskan diri dalam pembinaan keagamaan berikut pelaksanaannya. Namun tupoksi dari RSUDZA adalah, dalam hal pelayanan kesehatan masyarakat.

BACA JUGA...  IWO Aceh Minta Hentikan Pengancaman Terhadap Pekerja Pers

“Maka tata laksana pengelolaan Masjid, diserahkan sepenuhnya kepada pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Raudhatul Jannah,” sebut Muhazar.

Selain itu, ia juga mengungkapkan, memang yang menerbitkan SK kepengurusan BKM adalah manajemen RSUDZA. “Namun hal tersebut, tidak serta merta dapat disimpulkan bahwa RSUDZA berlaku seperti apa yang dituduhkan,” ungkapnya.

Penegasan ini kita sampaikan, setelah manajemen RSUDZA menggelar rapat bersama dengan dewan syari’ah RSUDZA, pengelola BKM RSUDZA, dan pejabat struktural terkait lainnya.

BACA JUGA...  Pemuda Aceh Besar Menyayangkan Pelarangan Maskapai Saat Idul Adha

Diakhir pernyataannya, Muhazar menghimbau dan meminta kepada seluruh masyarakat, untuk dapat lebih berhati hati dalam menyampaikan statement. Tujuannya adalah, agar ketentraman dan kenyamanan beribadah tetap terjaga,” tutup Wadir ADM dan Umum RSUDZA ini. (Ahmad Fadil)

Berita Terkait

Anto Genk Apresiasi SPS Workshop Series: AI Jadi Peluang Baru
PSI Aceh: Jangan Viralkan Identitas Anak di Ruang Digital
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing
Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:39 WIB

Anto Genk Apresiasi SPS Workshop Series: AI Jadi Peluang Baru

Rabu, 23 September 2026 - 23:34 WIB

PSI Aceh: Jangan Viralkan Identitas Anak di Ruang Digital

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Rabu, 23 September 2026 - 11:15 WIB

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Anto Genk Apresiasi SPS Workshop Series: AI Jadi Peluang Baru

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:39 WIB

Ketua PSI Provinsi Aceh, Anwar Tgk. Rabo.

PERISTIWA

PSI Aceh: Jangan Viralkan Identitas Anak di Ruang Digital

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:34 WIB

KESEHATAN

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:58 WIB

NEWS FEATURE

SLCN Perkuat Kesiapsiagaan Nelayan Hadapi Cuaca

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:46 WIB

RAGAM BERITA

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:15 WIB