Brimob Polda Aceh Semprot Disinfektan di Kantor Pajak Lhokseumawe

  • Bagikan
Personil Brimob Kompi 1 Batalyon B Pelopor melakukan penyemprotan disinfektan.

 32 total views,  2 views today

Lhokseumawe (MA) Brimob Polda Aceh melalui Personil Brimob Kompi 1 Batalyon B Pelopor melakukan penyemprotan disinfektan untuk pencegahan penyebaran covid 19 guna terciptanya rasa aman dan nyaman masyarakat dalam melaksanakan kegiatan khususnya di kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Lhokseumawe. Kamis (18/11/2021)

Komandan Batalyon B Pelopor AKBP Ahmad Yani melalui Wakil Komandan Kompi 1 Batalyon B Pelopor Ipda Asep Mulyadi, S.H menjelaskan, untuk mencegah penyebaran virus corona di wilayah kerja Kompi 1 Batalyon B Pelopor secara rutin dan terjadwal mensterilkan sejumlah lokasi.

“Dengan penyemprotan cairan disinfektan ditempat yang telah menjadi sasaran kami. Kali ini kami lakukan di kantor Pelayanan Pajak Kota Lhokseumawe,” Kata Ipda Asep Mulyadi.

Selanjutnya ia mengatakan, pihaknya tetap berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan kenyamanan untuk masyarakat khususnya tempat tempat umum.

Kemudian ia menjelaskan, Brimob selama ini secara rutin melakukan upaya pencegahan baik itu himbauan untuk mentaati protokol kesehatan, membagikan masker kepada masyarakat dan penyemprotan disinfektan di fasilitas umum serta mengajak masyarkat untuk melaksanakan vaksinasi.

“Kegiatan penyemprotan ini terus dilaksanakan Polri khususnya Brimob secara terjadwal dan berkesinambungan sebagai upaya mencegah penyebaran virus Covid 19, Semoga bermanfaat,” tutup Ipda Asep Mulyadi.

Dikutip dari farmasi.ugm.ac.id, Disinfektan adalah bahan kimia yang digunakan untuk menghambat atau membunuh mikroorganisme (misalnya pada bakteri, virus dan jamur kecuali spora bakteri) pada permukaan benda mati, seperti furniture, ruangan, lantai,  dll. Disinfektan tidak digunakan pada  kulit maupun selaput lendir, karena berisiko mengiritasi kulit dan berpotensi memicu kanker. Hal ini berbeda dengan antiseptik yang memang ditujukan untuk disinfeksi pada  permukaan kulit dan membran mukosa.

Disinfektan dapat digunakan untuk membersihkan permukaan benda dengan cara mengusapkan larutan disinfektan pada bagian yang terkontaminasi, misalnya pada  lantai, dinding, permukaan meja, daun pintu, saklar listrik dll. Penggunaan disinfektan dengan teknik spray atau fogging telah digunakan untuk mengendalikan jumlah antimikroba dan virus di ruangan yang berisiko tinggi. Pada ruangan yang sulit dijangkau biasanya digunakan sinar UV dengan panjang gelombang tertentu. Proses ini akan mencegah penularan mikroorganisma patogen dari permukaan benda ke manusia.

Terdapat beberapa produk disinfektan yang direkomendasikan untuk disinfeksi, misalnya sodium hipoklorit, amonium kuarterner (sejenis deterjen kationik), alkohol 70 % dan hidrogen peroksida.  Perhatikan petunjuk penggunaan pada label agar produk dapat digunakan dengan efektif dan aman. Perlu diperhatikan, konsentrasi disinfektan yang digunakan serta waktu kontak antara objek dengan disinfektan (antara 1 hingga 10 menit tergantung dari jenis disinfektan). Hal yang perlu diperhatikan adalah penggunaan sarung tangan dan pastikan ventilasi yang baik untuk mengurangi paparan pada saat menggunakan disinfektan (5,6).(*).

Laporan : Kontributor/Radhiah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...