BPBA Lakukan Kegiatan Pembinaan Pengetahuan Kebencanaan Menuju Destana di Bener Meriah

Kamis, 24 November 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten 2 Ekonomi dan Pembangunan Sekdakab Bener Meriah drh. Sofyan menyampaikan sambutan dihadapan para tamu undangan dalam kegiatan Pembinaan Pengetahuan Kebencanaan Menuju Desa Tangguh Bencana (Destana) di aula Mes Pemda Bener Meriah.

Asisten 2 Ekonomi dan Pembangunan Sekdakab Bener Meriah drh. Sofyan menyampaikan sambutan dihadapan para tamu undangan dalam kegiatan Pembinaan Pengetahuan Kebencanaan Menuju Desa Tangguh Bencana (Destana) di aula Mes Pemda Bener Meriah.

BENER MERIAH, (MA) – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melakukan kegiatan Pembinaan Pengetahuan Kebencanaan Menuju Desa Tangguh Bencana (Destana) yang diikuti oleh 70 peserta dari berbagai unsur yang ada di wilayah Bener Meriah.

Acara tersebut dibuka oleh Asisten II Ekonomi dan Pembanguan Sekdakab drh. Sofyan mewakili Pj. Bupati di aula Mes Pemda Bener Meriah Kampung Blang Sentang, Kecamatan Bukit, Rabu, (23/11/2022.

Asisten 2 drh. Sofyan dalam sambutan pembukaan kegiatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih sekaligus apresiasi kepada Pemerintah Aceh khususnya BPBA yang sudah menyelenggarakan kegiatan Pengetahuan Kebencanaan Menuju Desa Tangguh Bencana (Destana) di Kabupaten Bener Meriah.

Lebih lanjut dijelaskan Sofyan, khusus untuk wilayah Kabupaten Bener Meriah ada beberapa potensi bencana yang kerap terjadi seperti, tanah longsor, angin puting beliung, kebakaran hutan dan lahan juga kepakaran pemukiman rumah penduduk, banjir, banjir bandang, dan gempa bumi.

BACA JUGA...  Geuchik Ham Bagikan Makanan Bergizi dan Santuni Anak Yatim untuk Siswa-Siswi SDN di Langkahan

Menurut Asisten 2 tersebut, untuk mengoptimalkan relawan yang tangguh, cakap, efektif dan efisien, tentu sangat ditentukan oleh pengalaman dan pelatihan, terutama pengetahuan dasar yang cukup sebagai bekal untuk terjun ke daerah rawan bencana.

Banyak hal, sebutnya, harus di siapkan untuk mengantisipasi hal -hal tersebut, beberapa diantarnya adalah peralatan yang memadai, ilmu pengetahuan termasuk dengan SDM yang handal. Dengan kegiatan yang diinisiasi oleh BPBA bersama BPBD Kabupaten Bener Meriah, ini adalah salah satu langkah strategis dalam upaya memantapkan Pengetahuan tentang Kebencanaan Menuju Desa Tangguh Bencana, ungkap Sofyan.

“Kami dari Pemkab Bener Meriah sangat menyambut baik dan mendukung penuh atas terselenggaranya kegiatan yang sangat bermanfaat ini untuk mengurangi dampak dan melindungi masyarakat dari ancaman bencana ,” tandasnya.

BACA JUGA...  Kadinkes Aceh Utara Akan Meningkatkan Pelayanan Masyarakat Untuk Seluruh Pukesmas

Sebelumnya, Direktur lembaga Andalan Generasi Aceh Carong (Lagac) Muhammad Dahlan menyampaikan, penanggulangan bencana didefinisikan sebagai serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan.

Sebutnya, Dalam amanat Undang-Undang No. 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 21/2008 dijelaskan, penanggulangan bencana dikatakan berhasil dan dapat mencapai tujuan ketika penanggulangan bencana dilakukan secara terencana, terpadu, terkoordinasi dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat, terangnya.

Lebih jauh diterangkan oleh Muhammad Dahlan, kegiatan yang dilaksanakan hari ini yaitu Pelayanan Pencegahan dan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana merupakan Sub Kegiatan Pengelolaan Resiko Bencana melalui Pembinaan Pengetahuan Kebencanaan Menuju Desa Tangguh Bencana (Destana) di Kabupaten Bener Meriah, yang memiliki beberapa tujuan yaitu, meningkatkan kapasitas peserta terhadap penanggulangan dan pengurangan risiko bencana, menumbuhkan semangat peserta untuk peduli bahwa,” bencana adalah tanggungjawab kita semua dan melakukan pencegahan bencana lebih baik dari pada penanggulangannya,” tuturnya.

BACA JUGA...  Ayah Wa: Transparansi Dana Desa, Kunci Bangun Kepercayaan Masyarakat

Kegiatan itu berlangsung selama dua hari Rabu – Kamis (23-24 November 2022) dengan 70 orang peserta yang berasal dari, BPBD 6 orang, Dinsos 2 orang, Dinkes 1 orang, Polres Bener Meriah 2 orang, Kodim 0119/BM 2 orang, Satpol PP dan WH,2 orang. TRC 8 orang. Tagana 4 orang, DPD II KNPI 1 orang, Karang Taruna 1 orang, Reje Destana/Tim Renger 10 orang, Reje di Kampung Rawan Bencana 6 orang, OKP/LSM/ORMAS/DLL 5 orang dan Tomas/Pemuda/l/OSIS dan ROHIS sebanyak 20 Orang.

Hadir dalam pada pembukaan kegiatan tersebut diantaranya, Anggota DPRA Bardan Saidi Kasdim 0119/BM Mayor Inf.M.Indra, Kabag Ops Polres Bener Meriah Kompol Syabirin. Kalak BPBD Safriadi dan undangan lainnya.(Ks).

Berita Terkait

Salat Jumat, AKBP T. Ricki Fadlianshah: Situasi Kondusif, Pergerakan Ekonomi Dinamis 
Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati
Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:13 WIB

Salat Jumat, AKBP T. Ricki Fadlianshah: Situasi Kondusif, Pergerakan Ekonomi Dinamis 

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Berita Terbaru

EKBIS

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:27 WIB