Bocah Rizki Dihabisi Di Semak-Semak Syiah Utama

Minggu, 13 November 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Alm Rizki (8 Thn), korban pembunuhan kawan sendiri. Foto: Ist
Alm Rizki (8 Thn), korban pembunuhan kawan sendiri. Foto: Ist

Radelong | AP-Bocah Rizki, si bocah ini bernasib tragis. Dia harus menghadap illahi usai dibacok teman sepermainannya yang usianya lebih tua darinya. Semua itu terjadi hanya gara-gara sepele.

Kejadian itupun terjadi pada hari yang sangat dihormati umat Islam, yakni hari Jum’at. Rizki meninggal dunia, Jum’at tanggal 11 November 2016. Dia menjadi korban pembunuhan di Kampung Rusip  Kecamatan Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah. Bocah Riski berusia 8 tahun dan berstatus pelajar adalah anak laki-laki yang berayahkan seorang Petani bernama Maulida (32 tahun) dan ibunya Jamilah ( 28 tahun) yang berstatus sebagai ibu rumah tangga biasa.

Korban telah menghilang dari rumah sekira pukul 13.00 WIB, kedua orang tua korban mencari di seputaran areal perkampungan tersebut dan tidak menemukannya. Pada pukul 17.00 WIB, orang tua korban berhasil menemukan korban disemak-semak yang tidak jauh dari desa tersebut dalam keadaan meninggal dengan kondisi yang berlumuran dan terdapat luka bekas bacokan di kepala sebanyak 3 kali, bekas sembelihan di leher korban.

BACA JUGA...  Sengketa Tender Jalan di Gayo Lues, Empat Rekanan Kirim Kembali Sanggah Banding

Saat bocah lugu itu ditemukan, turut disaksikan remaja pelajar, Darmawan (15 tahun) dan remaja lainnya Rijal (13 tahun). Ayah bocah itu tak dapat menahan rasa sedihnya begitu melihat anak tersayangnya meninggal dalam kondisi tak wajar.

Kasus kematian bocah yang masih suci itu sangat cepat terungkap. Pada hari Jum’at  tanggal 11 Nopember 2016, Polres Bener Meriah berhasil mengungkap kasus tewasnya Rizki (8 tahun)  yang ditemukan meninggal dunia bersimbah darah di Kampung Rusip Kecamatan Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah. Pelakunya tak lain, adalah kawan sepermainannya berinisial AS. Pelaku pembunuhan itu adalah bekas pelajar dan masih berusia 13 tahun.

BACA JUGA...  Polsek Seunuddon Ringkus Pengguna Sabu

Dari hasil pengembangan pihak kepolisian setempat, kejadian tersebut bermotif pembunuhan karena merasa dilecehkan oleh korban saat bermain-main di sekitar kampung tersebut. Menurut pengakuan Kapolres Bener Meriah, AKBP. Deden Somantri, SIK, MSi. pelaku yang membacok korban dibagian kepala dan leher sudah ditangkap sedangkan korban sudah dikebumikan.

Ujar Kapolres Bener Meriah, AKBP. Deden Somantri, SIK, MSi, kejadian bermula saat korban dan tersangka bermain-main mencari sesuatu di sekitar kampung pada saat pelaku AS sedang memotong kayu tersenggol oleh Rizki yang membuat berang AS. Mengutip pengakuan tersangka, Rizki kemudian memukul AS dengan kayu. Merasa dilecehkan, AS marah dan mengayunkan senjata tajam ke arah Rizki dan melukai bagian kepala dan leher hingga menghembuskan napas terakhir di TKP.

BACA JUGA...  Tutup Dikreg Sespim Polri, Kapolri: Jangan Takut dan Ragu Lakukan Hal Terbaik untuk Masyarakat

“Setelah melakukan pembunuhan tersebut tersangka Andi Sahputra mencuci baju dan parang di sungai karena terkena darah korban pada saat digunakan untuk membunuh korban Riski selanjutnya tersangka kembali ke rumahnya dan meninggalkan korban ditempat kejadian. Namun sekira Pukul 13.00 Wib, Ibu korban melihat Andi telah pulang ke rumahnya dan menayakan kepada Andi tentang keberadaan korban dan Andi menjelaskan bahwa korban telah kembali pulang,” ujar ujar Kapolres Bener Meriah, AKBP. Deden Somantri, SIK, MSi meniru pengakuan bohong tersangka kepada ibu korban. (TM)

Berita Terkait

Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Patuh di Aceh Selatan 
Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita
SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 
Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 
Polres Aceh Selatan Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 
Operasi Sarang Narkoba Sasar Jalur Tapaktuan–Subulussalam
Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Patuh di Aceh Selatan 

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:15 WIB

SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Polres Aceh Selatan Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:30 WIB

Bupati Asel HMW (pakai rompi)  didampingi Sekdakab Diva Samudra Putra dan Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino Lubis menjelaskan tentang penanganan banjir di Trumon, Jumat, (30/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:24 WIB