Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara akan terus membangun hubungan yang harmonis dengan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan secara terbuka, akurat, dan bertanggung jawab. Menurutnya, keterbukaan informasi publik menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Ayah Wa juga berharap insan pers terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi etika jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Pers, katanya, harus tetap berpihak pada kepentingan masyarakat serta menjadi pilar demokrasi yang mampu mengawal kebijakan publik secara objektif dan berimbang.
Ketua Umum Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia, Bernadus Wilson Lumi, mengatakan Pemred Award merupakan bentuk apresiasi kepada para pemimpin yang dinilai memiliki komitmen terhadap kemerdekaan pers, keterbukaan informasi publik, dan komunikasi yang berpihak kepada masyarakat.
Festival HUT ke-3 Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia berlangsung di Yogyakarta pada 17–19 Juli 2026 dan dihadiri tokoh nasional, kepala daerah, pimpinan media, serta insan pers dari berbagai daerah di Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi para pemimpin untuk terus memperkuat komunikasi publik, menghormati kebebasan pers, serta menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.(R/SP)




