Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Rabu, 16 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juru bicara Pemerintah kabupaten Aceh Utara Muntasir Ramli.

Juru bicara Pemerintah kabupaten Aceh Utara Muntasir Ramli.

“Yang dijaga Ayah Wa adalah marwah dan tujuan besar Milad 800 Tahun Samudera Pasai. Ketika situasi berpotensi keluar dari koridor adat dan syariat, pemerintah harus mengambil langkah preventif,” ujarnya.

Muntasir menjelaskan, sejak awal panitia telah mengimbau masyarakat agar menjaga ketertiban selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung. Imbauan tersebut dinilai penting mengingat tingginya antusiasme masyarakat dan jumlah pengunjung yang memadati lokasi kegiatan.

BACA JUGA...  Tim Mahkamah Agung RI: Non Muslim Saja Ingin Dihukum Sesuai Syariat Islam

Ia menambahkan, penghentian penampilan dilakukan bukan karena pertunjukan menjadi persoalan utama, melainkan sebagai bentuk pengendalian situasi ketika kondisi di lapangan dinilai sudah membutuhkan tindakan.

“Pemerintah tentu ingin masyarakat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan tertib. Namun, ketertiban, adat dan syariat tetap menjadi bagian penting yang harus dijaga bersama,” katanya.

BACA JUGA...  Cabup Aceh Utara Ayah Wa Hadiri Maulid di Dayah Cut Nyak Dhien

Muntasir menegaskan, Milad 800 Tahun Samudera Pasai tidak semata-mata diarahkan sebagai agenda hiburan. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengangkat kembali sejarah, peradaban Islam, adat, budaya serta identitas Samudera Pasai yang menjadi bagian penting dari sejarah Aceh dan Nusantara.

Selama rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari tujuh malam, masyarakat disuguhkan berbagai kegiatan, mulai dari bazar UMKM, Rapai Pase, Rapai Uroh, festival kuliner, seni budaya, tilawah dan dakwah, pameran hingga berbagai perlombaan.

BACA JUGA...  DPP PAN Rekomendasi Ayah Wa-Panyang Sebagai Cabup-Cawabup Aceh Utara

Berita Terkait

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga
Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati
Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:05 WIB

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Rabu, 4 November 2026 - 08:29 WIB

Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten

Berita Terbaru

Satgas PB Asel melaksanakan gotong royong membersihkan Fasum dan rumah warga di Trumon, Kamis, (5/11/2026).(Foto/mediaaceh.co.id,/istimewa).

MILITER

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:05 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membesuk korban dugaan kekerasan di rumah sakit Pidie.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 Nov 2026 - 19:57 WIB