Aceh Besar Diantara PA, PAN dan Golkar ‘who is the strongest politically’

Kamis, 27 Januari 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamika politik Kabupaten Aceh Besar tentu akan menarik dilihat bagaimana peran partai politik lokal, khususnya Partai Aceh dalam menanggapi masalah kemiskinan, palayanan pendidikan, kesehatan, reformasi birokrasi, Syariat Islam, temuan-temuan BPK dalam pengelolaan anggaran (APBK), dan berbagai kebijakan publik lainnya sesuai yang sudah ditetapkan dalam Rencana Program Jangka Menengah (RPJM) pemerintah Aceh Besar yang sudah dijalankan dibawah kepemimpinan Bupati Mawardi Ali dan Wakil Bupati Waled Husaini.

BACA JUGA...  Incumbent Kembali Pimpin Tanjung Dalam Utara, Mukcyen Syah: Mari Bangun Gampong Ini

Dari berbagai masalah kebijakan dan ketimpangan dibawah pemerintah Bupati Mawardi Ali dan Waled Husaini tersebut diatas, sepertinya Partai Aceh belum mampu memberikan kontribusi yang besar, sesuai harapan masyarakat Aceh Besar. Partai Aceh perwakilannya di DPRK terlalu pasif, dan kompromis, yang seharusnya kader PA yang sudah dipilih sebagai anggota DPRK bersuara lantang, tanpa kompromis untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan rakyat Aceh Besar.

BACA JUGA...  KASAU dan Ketum Pia Ardhya Garini Ikut Pada Sail Sabang

Agar berbagai program yang sudah dicetuskan dan menjadi harapan masyarakat benar-benar terlaksana dengan baik seperti percepatan pembangunan Pulo Aceh termasuk masalah puskesmas yang belum selesai, infrastruktur jalan, pelayanan pendidikan, kesehatan, reformasi birokrasi, pelaksanaan syariat Islam dan sebagainnya.

Berita Terkait

Muchsin Hasan Kembali Pimpin DPD Partai Golkar Aceh Tengah 
Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 
DPP Partai Aceh Gelar Pendidikan Politik untuk Mahasiswa
Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Muchsin Hasan Kembali Pimpin DPD Partai Golkar Aceh Tengah 

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:57 WIB

DPP Partai Aceh Gelar Pendidikan Politik untuk Mahasiswa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB