Ia menilai, sosok Mualem menjadi magnet yang tak terbantahkan di panggung politik Abdya.
Dukungan untuk pasangan Mualem – Dek Fadh bahkan menjadi ‘aset politik’ yang dipakai oleh tim sukses dari masing-masing calon bupati untuk menggalang suara.
Tiga pasangan calon bupati-wakil bupati di Abdya – masing-masing didukung oleh partai koalisi yang juga mengusung Mualem – Dek Fadh – disebutnya sebagai bukti bahwa arah dukungan sudah jelas, dan tak menyisakan ruang bagi pasangan Bustami – Fadhil.
Faktanya, tambah Auliya, di kubu 01, pasangan Salman-Yusran didukung oleh Partai Demokrat yang paling vokal mendukung Mualem – Dek Fadh. Kubu 02, pasangan Jufri-Fakrudin didukung Partai Aceh yang dipimpin langsung oleh Mualem.
Sementara kubu 03, pasangan Safaruddin-Zaman diusung oleh Partai Gerindra, di mana Dek Fadh adalah tokoh sentralnya dan sejak dulu adalah sekutu setia Mualem. Dengan konfigurasi ini, saya kira sangat jelas bahwa Abdya bukanlah wilayah untuk Bustami – Fadhil,” tambahnya tajam.
Pernyataan T. Auliya Rahman ini menegaskan bahwa koalisi solid di antara tiga pasangan calon bupati di Abdya semakin memperkuat kans kemenangan Mualem – Dek Fadh di Pilkada mendatang.
Hal ini bukan hanya sebuah prediksi, tetapi cerminan dari kondisi lapangan yang diwarnai arus dukungan hampir total untuk mereka. [Umar Hakim].




