Program BASAGA Terancam Gagal, Gara-Gara Air

Jumat, 29 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Intake rusak dan tertimbun sedimen menyebabkan irigasi Gunung Pudung Kluet Utara tidak berfungsi, sejak beberapa waktu lalu.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

Intake rusak dan tertimbun sedimen menyebabkan irigasi Gunung Pudung Kluet Utara tidak berfungsi, sejak beberapa waktu lalu.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

TAPAKTUAN | MA — Irigasi Gunung Pudung Kluet Utara, Aceh Selatan, dilaporkan, sejak  kemarin, tidak  mampu memasok air ke persawahan penduduk yang terhampar pada  puluhan desa di kawasan itu.

Pada saat hampir bersamaan, ratusan petani di sejumlah desa di Kluet Utara  akan segera turun ke sawah pada musim tanam tahun ini.

BACA JUGA...  Pasca Banjir Mengubah Cara Pandang, Geuchik Pon: Perlu Dukungan Pemerintah untuk Swasembada Pangan

Menurut petani, tersendatnya pasokan air ke persawahan mereka karena pintu irigasi rusak dan sedimen menumpuk di pintu irigasi.

“Pintu intek rusak dan penuh endapan lumpur, sehingga tidak mengalirkan air  ke saluran utama,” kata  petani  Gampong Gunung Pudung dan  Ruak Kluet Utara, Jum’at, (29/5).

Menurut mereka, kondisi itu sangat ironi, karena irigasi yang dibangun tahun 1990 dan 1991 itu merupakan infrastruktur pertanian terbesar di Aceh Selatan yang mampu mengairi 30.000 Ha lebih persawahan petani, namun tidak ditangani secara serius.

BACA JUGA...  Jalan Amblas, Masyarakat Minta Pada Balai Wilayah Sumatera I Agar Bangun Talut Penahan

Katanya, irigasi terbesar, tetapi tidak mendapat perhatian yang serius dari pemerintah, ujar Kariaman.

Dia mewakili banyak petani di sana, berharap ke depan ini Pemkab dan Pemprov Aceh lebih serius menangani perbaikan irigasi tersebut.

“Seharusnya dilakukan perbaikan total agar lebih sempurna,” katanya.

Dia mengakui, ratusan petani di wilayah Kluet Raya itu,  kini berada dalam kondisi kritis dan dibayangi ancaman gagal tanam massal yang diperkirakan mencapai 90 persen.

BACA JUGA...  Inilah Program Pro Rakyat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Zulkifli H Adam - Suradji Junus 100 Hari Kerja

Berita Terkait

Ayah Wa Luncurkan ATM Aceh Utara Bangkit di Malam Harlah Samudra Pasai
Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha
SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang
Ayah Wa Serukan Menjaga Amanah Indatu
800 Tahun Samudera Pasai, Ayah Wa: Jika Tak Bisa Lebih Baik, Jangan Kurangi Warisan Indatu
Pidie Jaya Cetak Ratusan Wirausaha Lewat TMT Batch IX 
Aceh Siapkan Payung Hukum Rute Menuju Penang
Ayah Wa Tinjau Kesiapan Anjungan Budaya Jelang Milad Ke-800 Aceh Utara

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:00 WIB

Ayah Wa Luncurkan ATM Aceh Utara Bangkit di Malam Harlah Samudra Pasai

Selasa, 8 September 2026 - 09:52 WIB

Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha

Selasa, 8 September 2026 - 07:38 WIB

SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang

Senin, 7 September 2026 - 20:31 WIB

Ayah Wa Serukan Menjaga Amanah Indatu

Senin, 7 September 2026 - 20:09 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Ayah Wa: Jika Tak Bisa Lebih Baik, Jangan Kurangi Warisan Indatu

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM saat melantik Direktur Utama PT Bina Usaha dan jajaran Komisaris.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:52 WIB

PERISTIWA

SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:38 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membaca pesan dan pidato pada Milad Samudra Pasai dan Aceh Utara ke-800 tahun

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Serukan Menjaga Amanah Indatu

Senin, 7 Sep 2026 - 20:31 WIB