Empat Desa Hilang, Korban Banjir Bandang Desak Pemerintah Segera Bangun Hunian Sementara

Jumat, 2 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berjalan di atas tumpukan material kayu yang dibawa banjir bandang yang menenggelamkan pemukiman penduduk Gampong Umah Sunti, Kecamatan Serba Jadi, Aceh Timur. Foto direkam, Kamis (1/1/2026). Foto : DOK ALIANSI PERS KAWAL REHAB REKON PASCA BENCANA ACEH.

Warga berjalan di atas tumpukan material kayu yang dibawa banjir bandang yang menenggelamkan pemukiman penduduk Gampong Umah Sunti, Kecamatan Serba Jadi, Aceh Timur. Foto direkam, Kamis (1/1/2026). Foto : DOK ALIANSI PERS KAWAL REHAB REKON PASCA BENCANA ACEH.

ACEH TIMUR | MA — Pengungsi korban banjir bandang di Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Aceh Timur, dibayangi ketakutan akan nasib kehidupan mereka ke depan. Pasalnya, sudah hampir sebulan pasca banjir belum ada tanda-tanda keseriusan pemerintah akan membangun hunian sementara.

“Total ada 800 kepala keluarga di kecamatan pedalaman Aceh Timur ini yang terdampak banjir,” kata Salamuddin Kaur Pemerintahan Gampong Umah Sunti, didampingi Jamin, dan tokoh masyarakat lainnya disela-sela rombongan menyalurkan bantuan sandang pangan bagi korban banjir bandang, Kamis (1/1/2026).

BACA JUGA...  Tertimpa Reruntuhan Bukit, Operator Excavator (Becho) Meninggal di TKP

Ia menyebutkan, ada empat desa yang paling parah dan harus direlokasi secepatnya, desa tersebut diantaranya Desa Umah Sunti, Umah Tareng, Ujung Karang, dan Desa Lokop.

“Entah sampai kapan kami akan terus mengungsi, saat ini warga Gampong Umah Sunti ada 116 kepala keluarga, dan  Umah Tareng 55 kepala keluarga semuanya harus mengungsi ke desa tetangga, baik di sekolah, di fasilitas umum lainnya,” ungkap Jamin yang merupakan tokoh masyarakat dengan nada sedih.

BACA JUGA...  Kodim Bersama Kapolres Lhokseumawe Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi

Kondisi kehidupan di pengungsian sungguh tak nyaman dan serba kekurangan. Apalagi warga yang mengungsi di sekolah – sekolah harus segera pindah karena sekolah akan segera aktif.

Berita Terkait

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Berita Terbaru

Dalam rangka peringatan HUT TNI ke-81, TNI AL. Lakukan pengobatan gratis terhadap warga.

EDUKASI

TNI AL dan Mubadala Energy Hadir untuk Warga

Kamis, 8 Okt 2026 - 23:04 WIB

Pertemuan Bupati Aceh Utara Ayah Wa dengan para ulama kharismatik saat membahas peringatan HSN Tahun 2026 di Aceh Utara, Kamis, (8/10).

PEMERINTAHAN

Persiapan HSN 2026, Ayah Wa Gandeng Ulama 

Kamis, 8 Okt 2026 - 22:52 WIB