Komisi V DPR Aceh Dukung Program Magang Guru SMK ke Luar Negeri

Sabtu, 6 Januari 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH (ADC)-Komisi V DPR Aceh, Mohd Alfatah, menyatakan dukungan penuh terkait program pemagangan guru SMK ke luar negeri seperti yang telah dilaksanakan oleh SKPA Dinas Pendidikan Aceh tahun 2017 lalu.

 Bahkan, Komisi yang membidangi Pendidikan, Sains dan Tekhnologi ini menyatakan pihaknya terus mendukung dan mengharapkan program tersebut untuk dapat dilanjutkan pada tahun 2018 ini.

 “Terus kita dukung untuk kegiatan ini, tentunya Dinas Pendidikan Aceh perlu menjalin hubungan dengan pihak-pihak lain di luar negeri dalam rangka menunjang peningkatan pendidikan di Aceh,” ujar Mohd Alfatah.

Hal itu disampaikan Mohd Alfatah, saat menggelar pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, dalam hal ini diwakili Kepala Bidang Pembinaan SMK, Teuku Miftahuddin, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Nailul Authar, Zulkarnaini, Kepala SMK Negeri Penerbangan Aceh, Ferynandy, Kepala SMK Negeri PP Saree, Muhammad Amin serta para guru dan siswa magang luar negeri, Kamis (04/01/2018) di ruang kerja Komisi V DPR Aceh.  

BACA JUGA...  Darwati A Gani: Pendidikan Parenting Tangkal Pengaruh Buruk Globalisasi

 Sebagaimana diketahui, saat ini dinas yang dipimpin Drs. H. Laisani, M.Si, pada tahun 2017 lalu telah mengirimkan sebanyak 20 orang guru dan siswa ke Belanda dan 27 guru ke Amerika, Korea, Perancis.  

“Perlu kita dukung dan apresiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh terkait program pemagangan guru SMK ke luar negeri.Tentunya, ilmu yang diperoleh di luar negeri hendaknya dapat diaplikasikan di sekolahnya,” ujar Ketua Komisi V DPR Aceh, Mohd. Alfatah.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) asal Nagan Raya ini mengaku optimis bahwa guru dan siswa magang di luar negeri tersebut berguna, dengan harapan ilmu tersebut dapat diterapkan di Provinsi Aceh. 

“Walaupun waktu pelaksanaannya sangat singkat, namun saya yakin ilmu yang diperoleh di luar negeri oleh guru dan siswa berguna bagi dirinya dan bisa diterapkan di Aceh sesuai dengan karakteristik Aceh,” katanya.

BACA JUGA...  PWI Pusat: Peringatan HPN 2025 di Riau Tidak Sah

Ketua Komisi V DPR Aceh ini juga meminta para guru tersebut hendaknya menjadi agen perubahan terhadap dunia pendidikan di Aceh.Bahkan, dapat menjadi contoh bagi abdi didik lainnya terhadap pengetahuan para guru yang di dapat di luar negeri itu.

“Para guru yang telah menyelesaikan pemagangan di luar negeri itu diharapkan untuk dapat berbagi ilmu kepada guru-guru di daerah ini.Sehingga, keberadaan mereka benar-benar bermanfaat dalam rangka peningkatan mutu guru SMK di Aceh,” pintanya.

Ke depan, lanjutnya, program tersebut akan terus dilanjutkan pada tahun 2018 ini.Tentunya diharapkan Dinas Pendidikan Aceh untuk dapat menjalin hubungan dengan pihak-pihak lain di luar negeri dalam rangka menunjang peningkatan pendidikan di Aceh.

“Terkait negara-negara mana saja tahun 2018 ini akan dilakukan pemagangan ke luar negeri, sifatnya situasional,” lanjut Mohd. Alfatah.

 Dalam kesempatan itu, Mohd. Alfatah juga meminta agar SMK Negeri Penerbangan Aceh untuk dapat membuat satu unit pesawat yang bisa terbang. “Terserah apakah terbang satu atau dua jam, yang penting bisa terbang. Siapkah?,” tanya Mohd. Alfatah, kepada Kepala SMK Negeri Penerbangan Aceh, Ferinaldy.

BACA JUGA...  PT Medco Tolak Dukung SMKN 1 Nurussalam, Perintis: Mereka Tidak Pro Aceh Carong

Ia menilai gagasan tersebut tidaklah muluk-muluk, ini lantaran ia menyakini Aceh mempunyai kemampuan.”Baru-baru ini saja ada warga Aceh yang berhasil membuat sebuah  helikopter dan berhasil di terbangkan,” sambungnya.

 Alfatah juga mengaku siap memperjuangkan berapa pun kebutuhan anggaran untuk program tersebut.Bahkan, ia dengan tegas meminta Dinas Pendidikan Aceh, agar dapat mengusulkan dalam APBA 2018 nantinya.

“Pokoknya harus ada pengusulan dalam APBA 2018 ini nantinya.Saya dan teman-teman Anggota Komisi V DPR Aceh siap memperjuangkan pengalokasian anggaran untuk kegiatan tersebut,” tegasnya.[*] 

 

 Keterangan Foto :

Ketua Komisi V DPR Aceh, Mohd Alfatah pada pertemuan dengan Dinas Pendidikan Aceh, Kamis (04/01/2017), di ruang rapat Komisi V DPR Aceh.

Berita Terkait

KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif
Ambal Warso Ke-32 : Lestarikan Budaya Jawa
Firdaus: Kita Harus Kolaborasi 
Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam
Densus 88 Umumkan Pemenang Lomba Video Kontra Narasi IRET di Aceh
HUT ke-81 RI, SPS dan Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh
Semarak HUT ke-81 RI, Geuchik Ranto Panyang Raih Juara II Lomba Dakwah
Karya Jurnalistik Warnai HUT RI ke-81 di Aceh Tengah, Ini Nama Pemenang 
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:25 WIB

KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Ambal Warso Ke-32 : Lestarikan Budaya Jawa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Densus 88 Umumkan Pemenang Lomba Video Kontra Narasi IRET di Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:50 WIB

HUT ke-81 RI, SPS dan Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh

Berita Terbaru

Mahasiswa KKN Kelompok 24 Unimal melakukan penanaman tanaman.

PENDIDIKAN

KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:25 WIB

RAGAM BERITA

Ambal Warso Ke-32 : Lestarikan Budaya Jawa

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:27 WIB

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA

NANGGROE

Belum Genap 2 Tahun, M. Nasir Tinggalkan Kursi Sekda Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 12:41 WIB

Foto bersama di puncak Benteng A Batere Meteo Gampong CIT Ba'U Sabang

PERISTIWA

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya

Sabtu, 22 Agu 2026 - 22:38 WIB

PEMERINTAHAN

Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:58 WIB