PT Medco Tolak Dukung SMKN 1 Nurussalam, Perintis: Mereka Tidak Pro Aceh Carong

Minggu, 21 Januari 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR (ADC) –Keberadaan perusahaan raksasa di suatu daera belum tentu menguntungkan daerah tersebut. Hal ini terlihat saat masyarakat di sana berhubungan langsung dengan mereka.

Salah satu yang kecewa adalah Perintis SMKN 1 Nurussalam Aceh Timur, Muktarrudin Usman. Dia menyesalkan dan mengaku sangat kecewa atas sikap PT.Medco E&P Blok A (Aceh Timur) yang menolak memberikan surat dukungan dunia usaha/dunia industri (DUDI) kepada SMKN 1 Nurussalam, Aceh Timur. Sebab menurutnya, surat tersebut sangat penting, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di bidang Energi dan Pertambangan.

BACA JUGA...  Pemkab Abes Gelar Peringatan Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah

“Padahal Medco cari makan dan tambang gas di Nurussalam, kenapa selembar dukungan sektor pendidikan enggan diberikan dan berdalih urusan BPMA,” kata Muktarrudin dalam rilis pers yang disampaikan Sabtu (20/1/2018).

Dia menambahkan, dalam permohonan dukungan tersebut, pihak SMKN 1 Nurussalam tidak meminta uang apalagi bantuan materil kepada Medco, sehingga tidak ada yang dirugikan dan mengurangi keuntungan Medco hanya karena selembar dukungan Dudi (dunia usaha/dunia Iindustri).

“Medco tidak perlu merasa terbeban dengan dikeluarkan Dudi, karena segala biaya operasional SMKN 1 Nurussalam nantinya ditanggung oleh Dinas Pendidikan Aceh,” ujarnya.

BACA JUGA...  Siswa Yatim SMK Terharu Bisa Ikut Pelatihan Mobile Training Unit

Dia menyebutkan, Dinas Pendidikan Aceh sangat mendukung, agar SMKN 1 Nurussalam dapat berdiri, namun selembar surat dari pelaku usaha sekelas Medco enggan untuk diberikan.

“Padahal itu syarat untuk pendirian sebuah sekolah kejuruan, kalau begini berarti Medco tidak mendukung program Aceh Carong yang digalakkan oleh Gubernur Aceh,” sesal dia.

Sebelumnya Tim Pembangunan SMKN 1 Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur membuat surat permohonan kepada pihak Medco, dengan Nomor 02/SMK/MoU/X/2017, Tanggal 24 Oktober 2017, tentang dukungan dalam rangka menigkatkan mutu pendidikan, namun surat tersebut dibalas pihak Medco beberapa bulan kemudian dengan nomor surat : 026/BLA/MED/I/2018, tanggal 18 Januari 2018, tentang tanggapan atas permohonan dukungan.

BACA JUGA...  Gagahi Gadis Dibawah Umur di Lorong Sepi, Warga Alue Brawe Digari

“Awalnya penolakan itu dilakukan dengan lisan, terakhir baru dikasih surat, itupun setelah didesak berbulan bulan,” pungkasnya. [*]

Foto: Muktarrudin dan surat balasan PT Medco kepada pendiri SMKN 1 Nurussalam, A Timur. (Ist)

Berita Terkait

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 
Kemenag Aceh Utara Berangkatkan 86 Peserta Apresiasi Madrasah 2026
Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir
SMSI Aceh Utara Siapkan Anugerah 2026 Pada Pelantikan Desember 
Lima Wartawan Aceh Lolos Sebagai Penguji, SPS dan PWI: Selamat 
SPS Aceh Rekom Lima Wartawan PWI dan  Lulus Calon Penguji
Penetapan Lokasi SR Aceh Selatan Masih Plin-Plan, Siswa Belajar di SKB
Empat Siswa di Aceh Utara Tembus Final Nasional KSR 2026
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Kemenag Aceh Utara Berangkatkan 86 Peserta Apresiasi Madrasah 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:14 WIB

SMSI Aceh Utara Siapkan Anugerah 2026 Pada Pelantikan Desember 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Lima Wartawan Aceh Lolos Sebagai Penguji, SPS dan PWI: Selamat 

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB