Waspadai Banjir, Danramil Kuta Baro Pantau Arus Sungai

Rabu, 29 November 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar (ADC)– Komandan Koramil (Danramil) 08/Kota Baro, Komando Distrik Militer (Kodim) 0101/BS, Kapten Inf Mutrisno, meninjau langsung kondisi arus sungai yang tinggi disebabkan curah hujan yang terjadi cukup tinggi, berada di 2 (dua) Desa diwilayah Kecamatan Kota Baro, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (28/11/2017). 

Dalam mengantisipasi Bencana Alam di Wilayah Kecamatan Kuta Baro, Danramil 08/Kota Baro, beserta personelnya, turun langsung ke lapangan memantau arus aliran sungai yang berada di Desa Cot Lame da Desa Ule Alue, Kecamatan Kuta Baro, yang aliran arus sungai di kedua Desa tersebut semakin meninggi, hal ini bertujuan agar mengantisipasi terjadinya luapan air sungai ke perkampungan warga sehingga dapat menimbulkan kebanjiran rumah warga, maka dari itu Danramil 08/Kota Baro, berikan penyuluhan dan himbawan kepada warga setempat agar selalu waspada terhadap kondisi cuaca yang sering turun hujan sekarang ini. 

BACA JUGA...  Wabup Asel H. Baital Mukadis Tinjau Lokasi Banjir di Kluet Tengah 

Saat memantau kondisi sungai, Danramil 08/Kota Baro mengatakan, menghimbau serta mengajak kepada semua warga yang berada di sekitar sungai agar dapat mengaktifkan pos – pos ronda, untuk bersiaga memantau kondisi arus sungai, dikarenakan aliran arus sungai yang semakin tinggi dan deras, sehingga mengantisipasi terjadinya luapan air sungai ataupun tanah longsor di kampung mereka. Oleh karena itu dengan adanya pos – pos ronda tersebut keadaan sungai akan selalu terpantau kondisinya. 

BACA JUGA...  Hutan Dirampas, Rakyat Ditenggelamkan: Perluasan Hutan Lindung Harga Mati

Lanjut Danramil 08/Kota Baro mengatakan, sudah memerintahkan kepada seluruh personelnya di Desa yaitu para Bintara Pembina Desa (Babinsa), agar selalu memantau dan memonitor keadaan Desa binaannya masing – masing yang rawan Banjir, sewaktu waktu terjadi bencana siap untuk diterjunkan untuk membantu warga masyarakatnya.  (r)

Berita Terkait

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing
Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 
Longsor Menghantui Pengguna Jalan 
Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI
WALHI: Selamatkan Bumi
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:15 WIB

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Senin, 21 September 2026 - 19:46 WIB

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Minggu, 20 September 2026 - 19:58 WIB

Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI

Minggu, 20 September 2026 - 19:44 WIB

WALHI: Selamatkan Bumi

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:15 WIB

NASIONAL

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:10 WIB

Foto bersama kedutaan besar Myanmar, Mang Hau Thang didampingi Counsellor Shwe Yi Phyo, First Secretary San Nyunt Aung, dan Chief of Chancery Htet Htet Aung dan KSMI, Ketua Umum Yan Mulia Abidin, dan pengurus lainnya, Tundra Meliala, Moko Pamungkas, Meina Paloh, M. Iksan Tauleka, Dudung Abdul Rachman, Marino. (Dok.KSMI)

OLAHRAGA

Perkuat Persahabatan Asia, Myanmar Bergabung 

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:05 WIB

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB