TAKENGON | MA – Personel Brigif TP 90/Yudha Giri Danu (YGD) melaksanakan kegiatan anjangsana dengan membantu masyarakat memanen jeruk di Desa Pameu, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (3/10/2025).
Jeruk merupakan salah satu komoditas unggulan di Desa Pameu yang menjadi penopang ekonomi keluarga. Namun, belakangan ini banyak tanaman jeruk yang mati akibat minimnya perawatan serta terendam air hujan, sehingga produktivitas menurun.
Dalam kesempatan itu, Serda Dodi Ramdhani menyampaikan pentingnya para petani jeruk membentuk kelompok tani agar dapat saling berkomunikasi dan bertukar pengalaman. Dengan adanya kerja sama, diharapkan tanaman jeruk tetap terjaga, tidak punah, serta harga jual di pasaran lebih stabil.
“Dengan kebersamaan, petani bisa saling membantu merawat tanaman. Jeruk adalah aset berharga yang harus dijaga agar memberikan keuntungan maksimal,” ungkap Serda Dodi.
Sementara itu, Arifin, salah seorang pemilik kebun jeruk, merasa sangat terbantu dengan kehadiran personel TNI di kebunnya. “Kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan prajurit Brigif TP 90/YGD yang sudah meluangkan waktu membantu panen,” ucapnya.
Arifin menjelaskan, dirinya memiliki kebun jeruk seluas 2 hektare. Menurutnya, proses penanaman jeruk tidak terlalu sulit, hanya perlu menggemburkan lahan, menanam bibit, serta rutin memberi pupuk alami maupun buatan setiap empat bulan sekali. “Biasanya jeruk sudah mulai berbuah saat berumur dua tahun dan bisa langsung dipasarkan,” tambahnya.




