Rp 1 Miliar Disdik Aceh Alokasi Anggaran untuk Tong Sampah di Aceh Utara

Jumat, 2 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerhati pendidikan Reza Angkasah.

Pemerhati pendidikan Reza Angkasah.

ACEH UTARA | MA – Di tengah upaya efisiensi anggaran negara tahun 2025, mencuat kabar mengejutkan dari sektor pendidikan di Aceh. Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh disebut-sebut mengalokasikan dana sebesar Rp 7 miliar untuk pengadaan tong sampah di seluruh sekolah menengah di Provinsi Aceh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, sekolah menengah di Kabupaten Aceh Utara diduga akan mendapatkan alokasi dana sekitar Rp 1 miliar untuk pengadaan tong sampah. Kebijakan ini pun menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan, termasuk para pendidik dan pemerhati pendidikan.

BACA JUGA...  Ketidakjelasan Dana Desa Gampong Meunasah Hagu, Baktiya Barat 

“Apakah pengadaan tong sampah sebesar itu merupakan prioritas yang mendesak di tengah berbagai kebutuhan mendasar sekolah?” ujar Reza Angkasah, pemerhati pendidikan, kepada media ini pada Jum’at (2/5).

Menurut Reza, dana sebesar itu seharusnya dapat dialokasikan untuk hal-hal yang lebih mendesak dan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan, seperti pengadaan buku pelajaran, alat laboratorium, perbaikan fasilitas belajar, atau pelatihan guru. Terlebih, dalam situasi efisiensi anggaran nasional, setiap rupiah harus digunakan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

BACA JUGA...  PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota

Reza juga menegaskan bahwa pengadaan tong sampah dengan nilai fantastis itu tidak memiliki urgensi yang cukup kuat, bahkan dinilainya sebagai bentuk pemborosan anggaran pendidikan. Ia mendesak agar kebijakan pendidikan ke depan benar-benar difokuskan pada peningkatan kualitas pembelajaran dan bukan sekadar proyek pengadaan.

Berita Terkait

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar
Rahmatsyah Tunjuk Henny Mahera Siregar Sebagai Plh SMAN 1 Simpang Ulim
Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh
Teuku Kamaruzzaman Kembali Pimpin IKAKUM USK 2026–2031
DPP PA Gelar FGD, Lukman Hakim: Pentingnya Ideologi Ke Acehan 
PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota
Muhammad Johan Mengikuti Wisuda S3 di UPI Bandung dengan Predikat Cumlaude 
Ayah Wa Temui Gubernur URI Bahas Sekolah Garuda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Rahmatsyah Tunjuk Henny Mahera Siregar Sebagai Plh SMAN 1 Simpang Ulim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Teuku Kamaruzzaman Kembali Pimpin IKAKUM USK 2026–2031

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DPP PA Gelar FGD, Lukman Hakim: Pentingnya Ideologi Ke Acehan 

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM

PEMERINTAHAN

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:31 WIB

PEMERINTAHAN

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Senin, 26 Okt 2026 - 21:39 WIB

Para mahasiswa pelaksana  poto bersama dengan sebagian siswa SMA Negeri 4 Banda Aceh yang menjadi peserta workshop.(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Senin, 26 Okt 2026 - 21:25 WIB