Warga Labuhan Haji Tolak  Rohingya, Kantor Imigrasi Meulaboh Lamban Tangani Pengungsi 

Minggu, 20 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi demo sebagian warga Labuhan Haji Aceh Selatan yang menolak pendaratan pengungsi Myanmar, Sabtu, (19/10).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

Aksi demo sebagian warga Labuhan Haji Aceh Selatan yang menolak pendaratan pengungsi Myanmar, Sabtu, (19/10).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

TAPAKTUAN (MA) — Sebagian warga Labuhan Haji, Aceh Selatan menolak  pengungsi Rohingya untuk mendarat,  karena mereka tidak ingin wilayahnya dijadikan tempat penampungan pengungsi dari Myanmar itu.

Warga melakukan aksi unjuk rasa dengan membentangkan spanduk di Labuhan Haji, Sabtu, (19/10), di tengah lambannya penanganan pengungsian oleh Kantor Wilayah Kemenkumham RI di Aceh.

BACA JUGA...  Sengketa Lahan di Aceh Timur Berlanjut, Bukti Kepemilikan Jadi Sorotan Publik

Sementara di tengah  laut perairan Labuhan Haji, terdapat manusia  yang sedang mempertaruhkan nyawanya.

Bahkan, di antara lebih dari 150-an manusia perahu itu ada yang telah tewas tanpa pertolongan medis, terbukti dengan ditemukannya dua mayat di sekitar perairan Labuhan Haji.

Dalam aksi, warga sempat mempertanyakan keberadaan Kantor Imigrasi Meulaboh dan lembaga dunia urusan pengungsi (UNHCR).

BACA JUGA...  Dua Unit Rumah Hangus Terbakar

Salah seorang tokoh masyarakat setempat Hernanda Taher, memberikan alasan, kenapa warga  menolak manusia perahu itu, karena telah  melihat perilaku mereka saat di penampungan Pidie dan di Aceh Utara.

“Oleh karena itu kami tidak ingin menampung mereka dan silakan mencari wilayah lain, asal jangan di tempat kami, silahkan ditempat manapun terserah oleh pihak UNHCR,” katanya.

BACA JUGA...  BPK Temukan Pengadaan Mobil Dinas Rp1.875 M, Praktisi Hukum: Pernyataan Bupati Berbeda dengan Fakta 

Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh Filianto Akbar kepada wartawan via WhatsApp, Sabtu, (19/10), mengatakan, karena dia sedang kegiatan pelatihan di Jakarta, pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan pihak Imigrasi Meulaboh.

Berita Terkait

APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung
Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Segera Dipacu
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas
Pengurus “Tuha Peut” Nasional  Usulkan Revisi Permendagri Nomor 110
Ayah Wa: Terima Kasih Yayasan Buddha Tzu Chi

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:09 WIB

APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung

Rabu, 30 September 2026 - 19:53 WIB

Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Segera Dipacu

Rabu, 30 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Berita Terbaru

Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino    menyerahkan bantuan kepada 40 warga Sawang yang tidak mampu.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Hadir Untuk Warga Kurang Mampu

Sabtu, 3 Okt 2026 - 19:07 WIB

NANGGROE

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Sabtu, 3 Okt 2026 - 12:15 WIB

NANGGROE

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Kamis, 1 Okt 2026 - 22:54 WIB