Pengamat Muda: Ulama dan Santri Perlu Pertimbangkan Dukungan kepada Pasangan Nomor 01

Senin, 7 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Awwaluddin Buselia, Peneliti Lembaga Emirat Development Research (EDR).

Awwaluddin Buselia, Peneliti Lembaga Emirat Development Research (EDR).

BANDA ACEH (MA) — Awwaluddin Buselia, Peneliti Lembaga Emirat Development Research (EDR) yang merupakan seorang pengamat muda lulusan Prodi Ilmu Politik UIN Ar-Raniry menyarankan agar para ulama dan santri yang telah memberikan dukungan kepada pasangan nomor 01 mempertimbangkan kembali pilihan mereka.

Hal itu dikatakan olehnya kepada media lewat siaran persnya, pada Ahad malam, (6/10).

BACA JUGA...  F-PA: DPRA Jangan Lagi Buat Qanun Kejar Target Tayang

Ia bahkan menyarankan agar dukungan dialihkan kepada pasangan nomor 02, yaitu Muzakir Manaf (Mualem) – Fadhlullah (Dek Fadh).

Dalam analisisnya terhadap visi dan misi pasangan nomor 01 , tidak ditemukan kata “Dayah” dalam dokumen yang diserahkan ke KIP Aceh. Hal ini menjadi sorotan penting mengingat di Aceh terdapat 1.657 dayah dengan lebih dari 24.710 guru dayah.

BACA JUGA...  Soal Senjata Impor Standar Militer, Ini Tanggapan DPP Partai Demokrat

Selain itu, dokumen visi dan misi tersebut juga tidak mencantumkan kata “Masjid.” Padahal, Aceh memiliki 7.629 masjid, dengan jumlah terbanyak di Aceh Utara, Pidie, Bireuen, dan Aceh Besar.

Menurut pengamat tersebut, pasangan nomor 01 tidak menunjukkan sikap tegas dalam mendukung pembangunan Islam kaffah berdasarkan mazhab Ahlussunnah wal Jamaah. Sebaliknya, mereka cenderung lebih menekankan pandangan agama yang inklusif dan modern.

BACA JUGA...  Ketua HMI Aceh Tengah Soroti Kinerja KIP dan Terlantarkan Anggota PPK di Banda Aceh

Padahal, seluruh ulama Aswaja di Aceh menegaskan bahwa Islam Kaffah adalah Islam yang menjadi rahmat bagi semesta alam. Di sisi lain, legislatif dan eksekutif Aceh saat ini tengah merancang Grand Desain Syariat Islam yang akan diterapkan pada tahun 2025 hingga 2045.

Berita Terkait

Fitriana Mugie Sambangi Diana Putri Amelia Anggota DPR Aceh dari Partai Golkar
Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah
DPD II Partai Golkar Bener Meriah Gelar Musda Ke V di Takengon
Muchsin Hasan Kembali Pimpin DPD Partai Golkar Aceh Tengah 
DPP Partai Aceh Gelar Pendidikan Politik untuk Mahasiswa
Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:32 WIB

DPD II Partai Golkar Bener Meriah Gelar Musda Ke V di Takengon

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Muchsin Hasan Kembali Pimpin DPD Partai Golkar Aceh Tengah 

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:57 WIB

DPP Partai Aceh Gelar Pendidikan Politik untuk Mahasiswa

Jumat, 18 September 2026 - 17:05 WIB

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Berita Terbaru

Pansus DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:52 WIB

Saat Azhari warga Gampong Teuping Gajah dirujuk ke RSUD Cut Mutia.

KESEHATAN

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:29 WIB

Geuchik Gampong Buket Jrat Manyang Dahlawi yang didampingi oleh Ketua Kopdes Merah Putih Gampong dan Babinsa Koramil 014/Tja saat menerima Mobil Kopdes Merah Putih di Makodim 0103/Aut, Senin (12/10).

PEMERINTAHAN

Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:21 WIB

Kantor DPRK Aceh Selatan di Jalan Syech Abdurrauf  Tapaktuan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Program KAS 2027 Menuai Kritik

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:51 WIB

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB