Pasang Purnama Hantam Desa Lhok Pu’uK, 38 Rumah Hancur, Warga Mengungsi

Kamis, 19 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua komisi IV DPRA H. Ismail A Jalil, SE,MM bersama Geuchik Gampong Lhok Pu'uk T. Bakhtiar saat meninjau lokasi bencana pasang purnama.

Ketua komisi IV DPRA H. Ismail A Jalil, SE,MM bersama Geuchik Gampong Lhok Pu'uk T. Bakhtiar saat meninjau lokasi bencana pasang purnama.

LHOKSUKON (MA) — Gampong (Desa) Lhok Pu’uK, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, kembali dilanda pasang purnama yang menyebabkan kerusakan parah di permukiman warga, pada 18 September 2024.

Kejadian ini bukan hal baru bagi desa tersebut, namun kali ini dampaknya lebih dahsyat. Pada kejadian sebelumnya, sebanyak 29 rumah warga rusak, dan hari ini 38 rumah hilang diterjang ombak pasang purnama.

BACA JUGA...  Makan Bareng dan Sholat Berjamaah Menambah Keakraban Satgas Bersama Masyarakat dalam TMMD

Hal tersebut dikatakan oleh Geuchik Lhok Pu’uk T. Bakhtiar yang didampingi oleh masyarakatnya, anggota DPRA dari Partai Aceh H. Ismail A Jalil, SE.,MM (Ayah Wa, Anggota DPRK Aceh Utara Tgk. Razali Juned (Tgk. Jeunib), Tgk. Meulaboh, Plt. Dinas PUPR Aceh Utara Ir. Jafar,ST, Penggiat Sosial Aceh Akmal Daud dan Muspika Seunuddon.

BACA JUGA...  BPBD Aceh Tamiang Berpacu dengan Waktu; 876 Tenda Tersalurkan, Ribuan Lagi Menyusul

Geuchik Gampong Lhok Pu’uk menyebutkan, bahwa pasang purnama telah menghancurkan 38 rumah hingga tidak bersisa, memaksa warga untuk mengungsi ke meunasah (surau). “Ada 4 kilometer wilayah yang terkena dampak langsung dari pasang purnama. Masyarakat saat ini mengungsi karena rumah mereka hancur akibat hantaman air laut,” jelasnya.

T. Bakhtiar menyampaikan keprihatinan bahwa pemasangan batu jeti antara Gampong Matang Puntong dan Lhok Pu’uK yang dimulai beberapa tahun lalu belum selesai dikerjakan sayapnya, sehingga setiap kali terjadi pasang purnama, terimbas seperti hari yang dirasakan oleh masyarakat Lhok Pu’uk. “Sudah lima tahun, dan tahun ini adalah yang terparah. Semua rumah hancur,” ucapnya dengan nada sedih.

BACA JUGA...  M. Jhony Terpilih Sebagai DPW PA Aceh Utara Periode 2023-2028

Berita Terkait

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Berita Terbaru

 Helmi ketua PETA Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:46 WIB

RAGAM BERITA

FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:25 WIB

Puncak Gunung Lubuk Layu Samadua yang biasanya tampak menghijau dari kejauhan sekitar 3-4 Km, mini terlihat diliputi kabut asap.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:19 WIB

EKBIS

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:13 WIB