Canangkan Sub Pekan Imunisasi Polio, Pj Bupati Azwardi Tetes Polio untuk Siswa SD 7 Syamtalira Aron

Selasa, 14 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Aceh Utara Azwardi AP.,M.Si tetes imunisasi polio untuk siswa.

Pj Bupati Aceh Utara Azwardi AP.,M.Si tetes imunisasi polio untuk siswa.

LHOSUKON (MA) – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Utara Azwardi, AP, M.Si, mencanangkan Sub Pekan Imunisasi Nasional Polio tingkat Kabupaten Aceh Utara di SD Negeri 7 Syamtalira Aron, Selasa, 14 Februari 2023.

Pencanangan itu ditandai dengan melakukan tetes perdana vaksin polio kepada seorang murid di sekolah tersebut. Kegiatan itu turut disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara Jamaluddin,S.Sos.,M.Pd, Kepala Dinas Kesehatan Amir Syarifuddin, SKM, para pejabat Muspika Syamtalira Aron, para Kepala Sekolah, Komite Sekolah, dan Tim Puskesmas setempat.

Dalam sambutannya Pj Bupati Azwardi, AP, M.Si, antara lain menyampaikan terimakasih kepada lembaga Unicef yang terus memberikan perhatian kepada anak-anak Aceh Utara, khususnya terkait dengan bidang kesehatan. “Terimakasih juga kami sampaikan kepada Bapak-Bapak dan ibu-ibu dari Dinas Kesehatan yang tidak bosan-bosan menjalani pengabdiannya untuk generasi emas kita untuk masa yang akan datang, dan terima kasih juga kepada Muspika Kecamatan Syamtalira Aron,” ungkap Azwardi.

BACA JUGA...  Prediksi Kataller Toyama vs Ehime , J2-League 2 November 2025

Dikatakan, capaian Pemkab Aceh Utara dalam pelaksanaan vaksin polio pada tahap ke-II adalah 86 persen, di mana pada tahap yang lalu bisa menutupi pada tahap ini. “Kondisi hari ini kita harus memoles anak-anak kita dengan sentuhan-sentuhan yang khusus, dikarenakan anak-anak kita telah mengkonsumsi entah apa yang di makan, maka dari itu kita harus memperhatikan generasi emas kita untuk masa yang akan datang, bermacam perubahan paradigma yang terjadi di kalangan generasi emas kita.”ujar Azwardi.

Semua elemen, katanya, bisa bergerak bersama untuk menjaga generasi emas agar terhindar dari gizi buruk, termasuk penyakit polio, agar terhindar dari halangan untuk menciptakan generasi emas masa yang akan datang. “Kami berharap para dewan guru, para petugas kesehatan dan para komite-komite sekolah dan seluruh komponen, agar mampu bersinergi membantu program pemerintah untuk menciptakan anak-anak kita menjadi generasi emas ke depan.”harap Azwardi.

BACA JUGA...  OSIS SMAN 1 Nurussalam Belajar Ilmu Kepemimpinan

Azwardi mengatakan pihaknya sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung program pemerintah. “Di karenakan Aceh Utara sangat luas dan mudah-mudahan kita bisa menjaga anak-anak kita demi terlaksananya program pemerintah.”tutur Pj Bupati Aceh Utara ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara Jamaluddin,S.Sos.,M.Pd, mengatakan kasus anak dengan penyakit polio sudah ada di Kabupaten Aceh Utara, “sehingga kita harus berpikir lebih, agar semua siswa di daerah ini mendapatkan perlindungan maksimal dari bahaya penyakit ini,” ungkap Jamal,S.Sos sapaan akrabnya itu.

“Kepala-kepala sekolah harus memastikan setiap anak mendapatkan tetes manis polio ini, tetes ini aman sekali. Tidak boleh ada lagi anak yang lumpuh layuh akibat polio, semua siswa harus kita lindungi dengan tetes polio ini,” ujar Jamaluddin.

BACA JUGA...  Awali Safari Ramadhan di Kecamatan Sawang, Pj Bupati Azwardi Santuni Anak Yatim 

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara Amir Syarifuddin, SKM, mengatakan sejak sosialisasi tahap ke-II pelaksanaan vaksinasi polio sudah meningkat 1 persen, saat ini hanya tinggal 9 persen lagi untuk tahap ke-II ini. “Saya berpesan tangani dan laksanakan dengan senyuman dan harapan kami kepada para guru-guru untuk menghadapi dengan tenang.”ujarnya.

Amir mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada Pj Bupati Aceh Utara di mana saat kesibukannya tetap berkesempatan untuk hadir di SD Negeri 7 Syamtalira Aron dalam rangka pelaksanaan tetes polio ini.

Menurut Amir, penyakit polio ini sudah tidak ada lagi sejak 2014 di Indonesia, bahkan sudah ada sertifikat bebas polio dari dunia. “Akan tetapi karena imunisasi rutin di Aceh tergolong rendah, akhirnya ditemukan di tempat kita. Kejadian yang menimpa Aceh terkait kasus polio dipantau secara langsung oleh Badan Dunia seperti Unicef dan WHO,” ungkapnya.(Sayed Panton).

Berita Terkait

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati
Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Rabu, 4 November 2026 - 14:35 WIB

Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh

Berita Terbaru

EKBIS

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:27 WIB