Dinkes Bener Meriah Raih Sertifikat Penghargaan dari Kemenkes RI 

Jumat, 3 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENER MERIAH (MA) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bener Meriah meraih  Sertifikat Penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) atas prestasi dan keberhasilannya dalam mencapai target nasional Non Polio Acute Flaccid Paralysis (NPAFP) Tahun 2022.

“Syukur Alhamdulillah, kita ucapakan kepada Kemenkes RI atas Sertifikat Penghargaan yang telah diberikan atas keberhasilan Kabupaten Bener Meriah dalam mencapai target nasional Non Polio Acute Flaccid Paralysis (NPAFP) Rate >2 per 100 ribu anak usia < 15 tahun per tahun dan spicemen adekuat > 80% Tahun 2022 seperti yang ditetapkan oleh pemerintah,” ucap Penjabat (Pj) Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si didampingi Kepala Dinas Kesehatan Abdul Muis, SE, MT, dan Kabid P2P Gazali, S.KM kepada mediaaceh.co.id ,Jum’at, (3/2/2023).

Dikatakan Haili Yoga, “keberhasilan ini adalah keberhasilan kita semua, mulai dari seluruh jajaran SKPK khusus Dinkes Kabupaten Bener Meriah, TNI/Polri, Instansi vertikal, tokoh masyarakat para tenaga kesehatan (nakes) sampai kepada seluruh unsur masyarakat yang telah bekerja keras dan bahu membahu untuk menyukseskan program pemerintah ini,” ungkapnya.

BACA JUGA...  Bupati Aceh Tengah Haili Yoga Lantik PPPK

“Ini adalah salah satu bukti kesungguhan kita dalam bekerja dan menangani kasus – kasus AFP yang ada di Kabupaten Kabupaten Bener Meriah terutama dalam tahun 2022,” ujar Haili Yoga.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah Abdul Muis, dengan torehan keberhasilan ini, semuanya tidak terlepas dari niat baik dan keikhlasan dalam memberikan pelayanan yang sangat prima kepada masyarakat, khususnya dalam pelayanan memberikan imunisasi dan surveilans AFP selama tahun 2022 lalu.

“Terimakasih kepada Pj Bupati Bener Meriah bapak Drs. Haili Yoga, M.Si beserta seluruh unsur Forkopimda dan Forkopimda Plus, seluruh jajaran SKPK/OPD dan Instansi vertikal, seluruh nakes, tokoh masyarakat sertu dukungan TNI/Polri juga seluruh masyarakat Kabupaten Bener Meriah atas kerjasama dan kolaborasinya dalam menyukseskan program ini,ini adalah keberhasilan kita semua,” ucapnya.

BACA JUGA...  17 Reje Kampung di Bener Meriah dapat Lencana dan Penghargaan dari Kemendes PDTT RI 

Semoga dengan penghargaan ini, akan menambah semangat dan dorongan, agar kedepannya lebih baik lagi, Aamiin,” pungkas Abdul Muis yang juga Mantan Asisten II Sekdakab Bener Meriah itu.

Sementara kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah Gazali, S.KM menambahkan, diterimanya Sertifikat Penghargaan dari Kemenkes RI ini tidak terlepas dari keberhasilan daerah dalam mencapai target nasional Non Polio AFP rate yang ditetapkan oleh pemerintah. Sekaligus ini menunjukkan kinerja surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah sudah baik.

Dijelaskannya, sehubungan dengan ditemukannya kasus polio anak usia 7 tahun di Kabupaten Pidie, Aceh, yang kemudian ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) polio. Dengan demikian Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (DJP2P) Kementerian Kesehatan RI dalam penilaian surveilans AFP (Acute Flacid Paralysis) menargetkan indikator Non Polio AFP Rate >2 per 100 ribu anak usia < 15 tahun per tahun dan spicemen adekuat > 80%.

BACA JUGA...  Bupati Atam Juluki Manyak Payed Sebagai Daerah Khusus

Gazali juga mengungkapkan, apabila suatu wilayah kota/kabupaten memiliki jumlah anak usia < 15 tahun sebanyak 500 ribu, maka wilayah tersebut harus dapat menemukan minimal 10 kasus AFP dalam satu tahun. Jika target penemuan belum dapat dipenuhi, kinerja surveilans AFP dapat dikatakan belum baik lantaran masih adanya kemungkinan kasus AFP yang belum terjaring.

“Kita berharap, agar kinerja yang sudah baik ini dapat ditingkatkan untuk masa – masa yang akan datang demi mewujudkan Bener Meriah bebas polio, Insya Allah,” pungkas Kabid P2P Gazali, S.KM. (Kn/BM).

Berita Terkait

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 
Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh
Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M
Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 September 2026 - 16:15 WIB

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 September 2026 - 07:42 WIB

Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:15 WIB

NASIONAL

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:10 WIB

Foto bersama kedutaan besar Myanmar, Mang Hau Thang didampingi Counsellor Shwe Yi Phyo, First Secretary San Nyunt Aung, dan Chief of Chancery Htet Htet Aung dan KSMI, Ketua Umum Yan Mulia Abidin, dan pengurus lainnya, Tundra Meliala, Moko Pamungkas, Meina Paloh, M. Iksan Tauleka, Dudung Abdul Rachman, Marino. (Dok.KSMI)

OLAHRAGA

Perkuat Persahabatan Asia, Myanmar Bergabung 

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:05 WIB

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB