Gerak Cepat Ke Lokasi Longsor, Tim Medis Dinkes Bener Meriah Laku Hal Ini 

Kamis, 26 Januari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Medis Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah sedang melakukan pemeriksaan kepada salah seorang warga di posko kesehatan Kampung Wihni Durin, Kecamatan Syiah Utama.

Tim Medis Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah sedang melakukan pemeriksaan kepada salah seorang warga di posko kesehatan Kampung Wihni Durin, Kecamatan Syiah Utama.

BENER MERIAH (MA) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bener Meriah menurunkan tim medis ke lokasi longsor, di Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah.

“Kita dari Dinkes turunkan tim medis yang terdiri dari dokter, perawat dan para medis lainnya ke lokasi bencana tanah longsor untuk menangani masalah kesehatan masyarakat di sekitar bencana tersebut,” kata Kadinkes Bener Meriah Abdul Muis, SE, MT yang didampingi Kabid Yankes dan SDK Eva Mahseni. SKM dan Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (kabid P2P) Gazali, S.KM diruang kerja Kadis kepada mediaaceh.co.id , Kamis, (26/1/2023).

Dia menyebutkan, Sejak terjadinya bencana tanah longsor dibeberapa titik dalam Kecamatan Syiah Utama, Dinkes Kabupaten Bener Meriah langsung bergerak cepat dengan menurunkan tim kesehatan ke lokasi bencana, untuk membantu warga khususnya dalam bidang kesehatan.

BACA JUGA...  Bank Aceh Cabang Langsa Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Diterangkan oleh Abdul Muis,

“Tim kita sudah di lokasi sejak tanggal 20 Januari lalu beranggotakan sebanyak 4 orang yaitu, Rizal, S.KM, M.KM, dr. Feri Andika, Amri Haji, Jumiati, Amd, Keb ditambah Kepala Puskesmas dan nakes Samar Kilang. Yang perlu kita pahami dimana saat terjadi bencana, selain kerusakan, lingkungan dan akses, tapi yang menjadi fokus dari tim kita adalah yang berkaitan dengan masalah kesehatan warga, dan ini akan selalu menjadi fokus kita,” terangnya.

Hampir bisa dipastikan, pada saat bencana terjadi seperti tanah longsor, banjir maupun banjir bandang, masalah kesehatan merupakan salah satu sumber resiko yang sangat perlu diperhatikan, apalagi bila terjadi pengungsian, sebut Abdul Muis.

BACA JUGA...  Kurangi Angka Kemiskinan, Bang Wandi Tantang KNPI Aceh

Memperhatikan dan mencegah hal – hal itu terjadi, “maka sesuai instruksi dari Penjabat (PJ) Bupati bapak Drs, Haili Yoga, M.Si untuk mengantispasi, utamanya masalah kesehatan, maka kita langsung menurunkan tim medis kita. Ini merupakan tantangan, walaupun demikian ini adalah tanggung jawab kita, kita akan tetap mengkondisikan, agar kesehatan masyarakat maupun lingkungan tetap berada dalam kondisi yang sehat,”ujarnya.

Muis menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima dari tim di lapangan, tim media sudah mendirikan posko kesehatan di lokasi bencana, selama adanya posko sudah ada 30 orang warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya dengan keluhan batuk dan pilek ringan.

BACA JUGA...  Prof. Jasman J. Ma'ruf:  Jejak Digital Menjadi Aspek Penentuan Pekerjaan

Kabid Yankes dan SDK Dinkes Bener Meriah Eva Maseni S.KM, juga menyebutkan, sejauh ini untuk bencana di Kampung Wihni Durin tepatnya di Trans 4, itu ada 9 KK (40 jiwa) yang mengungsi ketempat pengungsian, 5 KK masih tetap bertahan di rumahnya masing – masing, 4 KK berada di rumah saudara dan kelurga, dari sekian banyak ada 1 (satu) orang lansia, 1 orang Balita.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang merasa ada gejala masalah kesehatan untuk segera untuk segera menginformasikan kepada tim medis yang ada, baik di lapangan maupun yang di posko yang sudah disiapkan, pesan Gazali, S.KM. (Kn/BM).

Berita Terkait

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih
Program KAS 2027 Menuai Kritik
Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438
Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 
Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir
PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:51 WIB

Program KAS 2027 Menuai Kritik

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Berita Terbaru

Pansus DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:52 WIB

Saat Azhari warga Gampong Teuping Gajah dirujuk ke RSUD Cut Mutia.

KESEHATAN

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:29 WIB

Geuchik Gampong Buket Jrat Manyang Dahlawi yang didampingi oleh Ketua Kopdes Merah Putih Gampong dan Babinsa Koramil 014/Tja saat menerima Mobil Kopdes Merah Putih di Makodim 0103/Aut, Senin (12/10).

PEMERINTAHAN

Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:21 WIB

Kantor DPRK Aceh Selatan di Jalan Syech Abdurrauf  Tapaktuan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Program KAS 2027 Menuai Kritik

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:51 WIB

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB