“Setahu saya tidak pernah
ada pengutipan anggaran dari Puskesmas. Kecuali dana sosial ada dikutip Rp.50 ribu rupiah per-bulan setiap Puskesmas,” ucap Kepala Dinkes Aceh Utara.
LHOKSUKON, (MA) – Kepala Puskesmas (Kapus) bakal dicopot dari jabatannya kalau berani membocorkan pemotongan anggaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 0,5 persen yang diduga disetor oleh Kepala Puskesmas (Kapus) di Aceh Utara kepada Ketua forum (Kapus) se-Aceh Utara.
Informasi tersebut didapat awak media dari sumber terpercaya di Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Utara yang enggan disebut namanya.
Menurutnya, para Kapus Se-Aceh Utara merasa risih dengan kebijakan tersebut. “Kasak-kusuk terkait dengan pemotongan anggaran JKN 0,5 persen yang di setor ke Forum Kapus itu sudah lama terjadi. Cuma para Kepala Puskesmas takut untuk melawan dan membongkar kasus itu, karena adanya ancaman dari oknum Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Aceh Utara berinisial AS,” katanya melalui sambungan telepon, Jumat (18/11/2022), dikutip oleh media ini dari narasinews.id, Sabtu,(19/11/2022).
Di sisi lain, Kepala Dinkes Aceh Utara, Amir Syarifudin, mengklaim tidak ada pemotongan anggaran JKN 0,5 persen tersebut. “Setahu saya tidak pernah ada pengutipan anggaran dari Puskesmas. Kecuali dana sosial ada dikutip Rp.50 ribu rupiah per-bulan setiap Puskesmas,” ucapnya.




