DEMA FTK UIN Ar-Raniry Gelar Seminar Pelecehan Seksual

Minggu, 5 Juni 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Usai seminar, mahasiswa DEMA FKT UIN Ar-Raniry lakukan foto bersama.

Usai seminar, mahasiswa DEMA FKT UIN Ar-Raniry lakukan foto bersama.

Banda Aceh, (MA) Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh gelar Seminar Pelecehan Seksual dengan tema ”Menjadikan Aceh Bebas Pelecehan Seksual, Mungkinkah”, Sabtu (04/06/2022).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang dalam hal ini diwakili oleh Kasubag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Alumni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Ketua Lembaga se-lingkungan UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Ketua Lembaga se-lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Kasubag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Muhazar, S.Hum., MA dalam sambutannya menyampaikan “Bahwasanya kegiatan ini patut kita apresiasi, dikarenakan dengan adanya kegiatan ini kita dapat mengetahui bagaimana bentuk-bentuk pelecehan seksual, sehingga nantinya kita dapat mengantisipasi atau menghindari perbuatan tersebut.”

BACA JUGA...  Nikmati Keistimewaan Kopi: Rasa, Aroma, dan Kenikmatan Alam

Dinni Safira selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan “Bahwasanya kegiatan ini merupakan salah satu Program Kerja dari Departemen Pemberdayaan Perempuan serta dikolaborasikan dengan Departemen Kajian dan Advokasi DEMA FTK, yang bertujuan untuk menambah wawasan lebih dalam tentang pelecehan seksual dan cara mengantisipasinya” Sebutnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan secara langsung 2 orang narasumber, yaitu Dr. Nasriyah, MA (Ketua PSGA UIN Ar-Raniry Banda Aceh) dan Sibghatullah Arrasyid, S.Pd (Komisi Pendidikan dan Perlindungan Anak Hive Aceh).

Ketua DEMA FTK, Daudi Alwi dalam sambutannya menyampaikan “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi aksi dalam bentuk satgas pencegahan sehingga kejadian pelecehan seksual baik dalam bentuk verbal maupun non-verbal itu dapat diminimalisirkan bahkan hilang dari dunia pendidikan.” ucapnya.

BACA JUGA...  Terima Gaji THR, ASN Pemkab Bener Meriah Sambangi 400 Fakir Miskin 

Dr. Nasriyah, MA dalam materinya menerangkan bahwa “Kekerasan seksual ini kebanyakan dialami oleh perempuan tetapi juga bisa terjadi pada laki-laki. Oleh karena itu, kita harus memiliki etika yang baik dalam menjalin komunikasi baik itu dengan teman, keluarga dan lainnya. Pasti setiap orang baik pernah melakukan kesalahan, namun sebaik-baiknya orang yang melakukan kesalahan adalah orang yang memaafkan. Mungkin dengan meminta maaf tidak bisa mengubah masa lalu tapi dengan maaf kita bisa merubah masa depan”.

BACA JUGA...  Dimulainya Belajar Tatap Muka Babinsa Ikut Sampaikan Materi Wawasan Kebangsaan

Selanjutanya Sibghatullah Arrasyid, S.Pd menambahkan bahwa “Setiap orang berpotensi untuk melakukan kejahatan, namun setiap pribadi orang harus memiliki prinsip yang dapat membentengi diri dari tindak kejahatan yang tidak terkendali”.

Diakhir kegiatan, Muna Ulfiya sebagai Moderator memberikan kesimpulan “bahwa kekerasan seksual tidak hanya terjadi pada perempuan tetapi juga bisa terjadi pada laki-laki, baik dewasa maupun anak-anak. Selain itu yang perlu menjadi perhatian kita bersama, bahwa akar permasalahan dari terjadinya kekerasan seksual ini adalah rendahnya moral seseorang sebagai penyebab munculnya pikiran negative, sehingga memiliki niat untuk melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya.”[R]

Laporan : Sulaiman Manaf

Berita Terkait

Tajaga Adat, Tapeukong Syariat, Pesan Kuat di Balik 800 Tahun Samudera Pasai
Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan
HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Aceh Tengah Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri
Sekda Aceh Tengah Apresiasi Gerakan Penghijauan Alumni SMAN 3 Pegasing di Kawasan Danau Laut Tawar
Pikiran Rakyat dan MEDIA ACEH Kolaborasi Bangun Balai Desa Pascabencana di Aceh Tamiang
TNI AD Gandeng PPL dan Petani Kembangkan Pakan Ternak Organik di Aceh Selatan
Syukuran Ke-80 Bhayangkara, Polres Aceh Tengah Serahkan Rumah Layak Huni hingga Penghargaan Aneka Lomba
Yahnda: Petani dan Nelayan Aceh Harus Berani Berinovasi Demi Kedaulatan Pangan di PENAS XVII Gorontalo

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:38 WIB

Tajaga Adat, Tapeukong Syariat, Pesan Kuat di Balik 800 Tahun Samudera Pasai

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:59 WIB

HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Aceh Tengah Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sekda Aceh Tengah Apresiasi Gerakan Penghijauan Alumni SMAN 3 Pegasing di Kawasan Danau Laut Tawar

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:10 WIB

Pikiran Rakyat dan MEDIA ACEH Kolaborasi Bangun Balai Desa Pascabencana di Aceh Tamiang

Berita Terbaru

Penyambutan Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) pada acara HUT Kabupaten Pidie Ke-515 tahun.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:13 WIB

Skuat Aceh Timur Di Gala Siswa Nasional (GSI) Tingkat Provinsi Aceh.

OLAHRAGA

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:49 WIB

Himbauan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:33 WIB

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB