Wabup Fauzi Yusuf dan Wali Nanggroe Letakkan Batu Pertama Masjid Besar Sulthan Malikussaleh

Senin, 13 Desember 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peletakan batu pertama pembangunan masjid besar Sulthan Malikussaleh.

Peletakan batu pertama pembangunan masjid besar Sulthan Malikussaleh.

Lhoksukon, (MA) – Wakil Bupati (Wabup) Aceh Utara Fauzi Yusuf bersama Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al-Haythar melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Besar Sulthan Malikussaleh di Gampong Mancang, Kecamatan Samudera, Senin, 13 Desember 2021.

Acara itu turut dihadiri oleh Ketua MPU Aceh Utara Tgk H Abdul Manan (Abu Manan Blangjruen), semua unsur Forkopimda Aceh Utara, para Kepala SKPK, sejumlah ulama, tokoh masyarakat, pejabat Muspika, para Imum Mukim dan para Geusyik dalam Kecamatan Samudera.

Wakil Bupati Fauzi Yusuf dalam sambutannya menyampaikan apresiasi serta menyambut gembira dilaksanakannya peletakan batu pertama pembangunan Masjid Sulthan Malikussaleh. “Saya yakin pembangunan masjid ini merupakan dambaan seluruh lapisan masyarakat di sini, terutama dalam upaya mensyiarkan syariat agama di Bumi Malikussaleh ini.

BACA JUGA...  Wali Nanggroe Tegaskan Intelijen Strategis Harus Berkeadaban

Pemkab Aceh Utara, kata Fauzi Yusuf, sangat mendukung berbagai program pembangunan yang digagas oleh masyarakat, baik bangunan umum maupun bangunan tempat ibadah yang menonjolkan kepentingan umat. Dalam hal ini, pihaknya sangat mengapresiasi adanya peran swadaya masyarakat, baik secara moril maupun bantuan finansial dalam menggerakkan pembangunan Masjid Besar Sulthan Malikussaleh.

Lebih jauh, Fauzi Yusuf mengajak segenap lapisan masyarakat untuk turut memberikan kontribusinya dalam pembangunan Aceh Utara ke depan. Kontribusi ide, pikiran, gagasan dan curahan nasehat yang Teungku-Teungku berikan, akan menjadi modal sangat penting dan berguna bagi kita dalam menentukan arah dan kebijakan pembangunan Aceh Utara ke depan.

“InsyaAllah dengan adanya kerjasama kita semua, kami yakin kita dapat membawa daerah ini menuju negeri yang baldatun thayyibatun warabbul gafur di bawah naungan panji-panji syariat Islam,” ungkap Fauzi.

BACA JUGA...  Delapan Masjid Bener Meriah Diusulkan dalam Program Masjid Ramah Pemudik

Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al-Haythar dalam sambutannya mengatakan Masjid Besar Sulthan Malikussaleh yang terletak di Gampong Mancang jika ditilik sejarah maka masjid ini berada dalam wilayah Kerajaan Samudera Pasai.

Oleh peneliti sejarah, lanjut Malik Mahmud, disebutkan bahwa Kerajaan Samudera Pasai sangat berjasa dan aktif dalam penyebaran agama dan tamaddun Islam ke Malaka, Pulau Sumatera, bahkan hingga ke Pulau Jawa. Dalam catatan sejarah, Kerajaan Samudera Pasai pernah mengirim beberapa ulama ke Pulau Jawa, salah satunya adalah Fatahillah yang berjasa merebut kembali Sunda Kelapa dari jajahan Portugis pada awal abad ke-15.
“Bersatunya kita pada hari ini dalam rangka meletakkan batu pertama Masjid Besar Sulthan Malikussaleh, tentunya menjadi satu indikasi bahwa kita tidak melupakan generasi pendahulu yang telah berjasa membuat Aceh pada hari ini dikenal menjadi pusat pengembangan agama dan peradaban Islam di Nusantara,” ungkap Malik Mahmud.

BACA JUGA...  Ketua Partai Golkar Sorot Banggar DPRK Aceh Selatan dan TAPD 

Lembaga Wali Nanggroe, lanjutnya, siap mendukung setiap upaya pembangunan peradaban Aceh yang gemilang yang berlandaskan dinul Islam.

Masjid Besar Sulthan Malikussaleh terletak di Gampong Mancang Kecamatan Samudera, selama ini sering disinggahi oleh pelintas Jalan Raya Banda Aceh – Medan untuk menunaikan shalat berjamaah maupun untuk sekadar transit dan shalat sunat. Masjid ini juga kerap didatangi oleh pelancong yang berziarah ke Makam Sulthan Malikussaleh yang berjarak sekitar 2 Km.[]

Berita Terkait

Aceh Tengah Terima Anggaran Pusat 2.6 Miliar 
Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 
Ayah Wa Menangis, Kafilah MTQ Aceh Utara Diguyur Apresiasi
Haili Yoga: Awasi Anak-Anak Kita
Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut
APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 
Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung
Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Segera Dipacu

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Aceh Tengah Terima Anggaran Pusat 2.6 Miliar 

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Ayah Wa Menangis, Kafilah MTQ Aceh Utara Diguyur Apresiasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Haili Yoga: Awasi Anak-Anak Kita

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut

Berita Terbaru

Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudi Hariyanto saat membaca amanat Panglima TNI pada upacara HUT TNI Ke-80 tahun 2026.

MILITER

Peringatan HUT TNI Ke-80, Veteran Terima Santunan 

Senin, 5 Okt 2026 - 18:16 WIB

Bupati Aceh Tengah saat terima dana rehab pasar dari pemerintah pusat.

PEMERINTAHAN

Aceh Tengah Terima Anggaran Pusat 2.6 Miliar 

Senin, 5 Okt 2026 - 18:05 WIB

Kondisi badan jalan yang sangat parah di atas lereng gunung di lintasan dua kecamatan Kluet Tengah dan Kluet Timur.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Senin, 5 Okt 2026 - 17:50 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) saat membaca amanat dihadapan para Forkompinda Aceh Utara terkait keberhasilan putra-putri Aceh Utara di tingkat daerah dan nasional dengan nada yang terharu dan terpancar dengan mata berkaca-kaca., Senin (5/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Menangis, Kafilah MTQ Aceh Utara Diguyur Apresiasi

Senin, 5 Okt 2026 - 17:42 WIB