Sebanyak 19 Ormas dan Yayasan diakui Kesbangpol Bireuen

Rabu, 15 Januari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen (MA)– Sebanyak 19 organisasi kemasyarakat (Ormas) dan sembilan yasasan yang diakui oleh Kantor Kesatuan Bangsa politik (Kesbangpol) Kabupaten Bireuen yang keberadaannya selama ini tercatat dalam buku investaris kantor tersebut.

Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Bireuen, Zaldi, AP. S.Sos menyebutkan dalam 19 ormas hanya 17 Ormas Yang dinilai aktif yang terdaftar di intansinya masing-masing, PD Aljamiatul Waswaliah, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Muda Berjaya, KASASI Aceh, FUKARI , PD Wanita Islam, HMI, Poros Muda Aceh, PERTUNI, Komunikasi Aneuk Muda Peduli Umat Sosial Aceh, Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat, Lembaga Aceh Bertani Community, DPW Pakar, Karang Taruna Kabupeten Bireuen, HMI, GNPK RI, Gema Sosial Metro Peristiwa, Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat Kabupaten Bireuen, Lembaga Peduli Dhuafa Kabupaten Bireuen. Tastafi, dan Lapenkapi.

BACA JUGA...  Bupati Armia Optimis Raih WTP ke-11 dari LKPD TA 2024

Dikatakan Zaldi, dari 19 ormas hanya 2 yang sudah berakhir masa kepengurusan diantaranya DPW Pakar dan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Muda Berjaya. Dan keduanya sudah kita himbau untuk mengurus organisasinya, mengingat sudah lama habis masa kepengurusannya agar bisa mendaftar kembali.

Lanjut Zuldi, sehingga keberadaan ormas tersebut tetap terdaftar dan diakui keberadaanya. Begitu juga ormas lainnya yang masa kepengurusannya sudah berakhir di tahun 2020, dapat mendaftar kembali dengan menyertakan pengurus yang baru.

BACA JUGA...  Selama Audit BPK, Azwardi: Kepala SKPK Standby di Kantor

Selain itu, Sembilan yayasan yang terdaftar di Kantor Kesbangpol Bireuen meliputi, Yayasan PPAN Bireuen, Yayasan Dhiaul Huda, Yayasan Jamaah Amaliah, Yayasan Babut Fatah, Yayasan Umul Ayman, Yayasan Aneuk Nanggroe, yayasan Harapan Umat Arongan,Yayasan Sirajul Mudi Al Aziziyah, dan Yayasan Darussalam Aziziyah.

Menyangkut adanya organisasi di Bireuen yang selama ini dinilai aktif, namun tidak mendatarkan diri di Kesbangpol Bireuen, pihaknya menyarankan untuk mendaftarkan segera, dengan melengkapi berkas, sesuai aturan yang berlaku. Ada juga organisasi yang sebenarnya cukup aktif di Bireuen, mencoba mendaftarkan diri, namun dinilai ditolaknya, karena nama organisasinya masih rancu.

BACA JUGA...  Akses Jalan Simpang 4 KKA Selesai Diperbaiki 

“Di satu sisi yayasan tersebut, padahal sudah mengantongi izin Menkumham RI, namun disisi lain, saat mendaftarkan yayasan tersebut ternyata saat diteliti berkasnya, sudah memiliki dua nama oranisasi berbeda, termasuk stempelnya, yang yayasannya sendiri tidak mempunyai stempel, begitu pula nama pengurus yang berbeda pula dengan yang di yayasan, yang mengesankan adanya dualisme kepengurusan, sehingga harus diperjelas dulu,” pungkas Zaldi, AP, S.Sos.(Maimun Mirdaz).

Berita Terkait

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 
Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba
Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan
Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis
Kapolsek Tanah Jambo Aye Gelar Sosialisasi Perlinsos di Buket Jrat Manyang 
Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah
HSN 2026, Aceh Tengah Gaungkan Perlindungan Santri

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Senin, 26 Okt 2026 - 21:39 WIB

Para mahasiswa pelaksana  poto bersama dengan sebagian siswa SMA Negeri 4 Banda Aceh yang menjadi peserta workshop.(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Senin, 26 Okt 2026 - 21:25 WIB